Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Sinopsis Hosomura-San With Cat’s Snack: Menu-Menu Makanan Sehari-Hari untuk Kita dan Anabul

Alberta Dionny Natanuel • Senin, 28 Oktober 2024 | 17:30 WIB

Sampul manga versi Bahasa Jepang Hosomura-San with Cat’s Snack.
Sampul manga versi Bahasa Jepang Hosomura-San with Cat’s Snack.

JawaPos.com - Sebagai orang tua dari anabul (anak bulu), kita sering ingin menyantap makanan kita bersama dengan peliharaan kita. Bahkan memasak makanan mereka juga kalau bisa. Ternyata kita bisa menyiapkan makanan para anabul kita dengan bahan-bahan makanan yang biasa kita makan juga, dan tentunya aman untuk mereka. 

Dalam seri singkat Hosomura-san with Cat’s Snack atau judul aslinya Hosomura-san to Neko no Otsumami karya Sanko Takada, kita akan bertemu dengan Sachi Hosomura yang sedang berusaha untuk menghemat uang dan kucing barunya yang ia beri nama Snack. 

Sachi Hosomura tidak pernah menyangka akan memelihara seekor kucing terlantar yang ia temukan tepat di depan rumahnya. 

Anak kucing berwarna hitam ini sudah berada di ujung tanduk karena ia kedinginan dan tidak punya tempat untuk tinggal di tengah musim dingin. 

Sachi awalnya tidak bermaksud untuk menerima dan memelihara anak kucing tersebut karena berniat untuk menabung. Tapi Snack tetap bertahan di sisi Sachi. 

Snack ini sangat pilih-pilih makanan, sehingga Sachi harus memasak makanannya dengan bahan-bahan yang ia juga gunakan untuk makan malam tiap harinya. 

Sejak kecil Sachi sendiri yang harus mendidik dirinya sendiri karena orang tuanya kurang perhatian padanya. 

Ayahnya kasar dan suka membentak-bentak. Ia juga tidak segan-segan memukulnya dan ibunya. 

Sikap kasar tersebut menulari ibu Sachi yang juga suka mengata-ngatai Sachi dengan kata-kata kasar dan tidak pantas. 

Setelah orang tuanya berpisah, Sachi tetap tinggal bersama ibunya. Dan tidak lama kemudian, ibunya berpacaran dengan seorang pria muda yang kita kenal dengan nama Azumi. 

Ketika kedua orang tuanya tidak memperdulikan Sachi, Azumi mengingat semua hal mengenai Sachi. Apa yang ia suka, kapan ulang tahunnya, dan lain-lain. 

Akan tetapi Azumi meninggal karena kecelakaan. Diperkirakan kecelakaan tersebut terjadi ketika ia sedang mengantarkan ibunya Sachi ke dokter. 

Karena itu, Sachi jadi tinggal seorang diri pada saat ia masih SMP. Tidak banyak informasi mengenai periode ini sampai ke waktu kita pertama kali bertemu dengan Sachi di bab pertama. 

Tapi satu hal yang pasti, semua ujar kebencian dari kedua orang tua Sachi masih terngiang-ngiang di pikirannya. Itu pula salah satu hal yang membuatnya ragu untuk merawat Snack. 

Namun, dengan bantuan teman-teman satu kantornya yang baik, Sachi dapat menjadi lebih terbuka dan tidak lagi menghiraukan perkataan jahat orang tuanya itu. 

Bahkan Sachi dapat menghidupi dirinya dan Snack dengan lebih baik. 

Seri ini sangat singkat karena hanya memiliki dua buku saja yang dirilis pada Juni 2020 dan Februari 2023. Sehingga walaupun cerita yang dibawa terasa berat di hati, penulis tidak menyiksa kita terlalu lama. 

Selain itu, dengan bantuan bakat memasak Sachi, kita juga dapat mempelajari banyak menu makanan yang bisa kita coba untuk diri kita sendiri dan anabul kita. 

Sang illustrator juga berhasil menggambarkan tingkah laku lucu para kucing dimana mereka terkadang suka menjatuhkan mukanya ke makanan hingga belepotan dan sikap mereka yang kurang ramah kepada sesamanya. 

Editor : Hendra
#anime #manga