Jumat, 17 Juli 2026
Logo

Targetkan 109 Ribu Anak! Pemkot Tangsel Ajak Warga Sukseskan ORI Campak

Kamis, 2 Apr 2026 | 12:32 WIB
Pemkot Tangsel mengajak warga untuk menyukseskan ORI campak dan menargetkan 109 Ribu Anak. (Dok. Humas Pemkot Tangsel)
Pemkot Tangsel mengajak warga untuk menyukseskan ORI campak dan menargetkan 109 Ribu Anak. (Dok. Humas Pemkot Tangsel)

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.

Program ini menargetkan sekitar 109.000 anak usia 9 hingga 59 bulan di wilayah Tangsel. Pemerintah mengimbau para orang tua agar segera membawa anak-anak mereka ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan imunisasi tambahan tersebut.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ORI sebagai upaya menjaga kesehatan generasi muda di Tangsel.

“Kami mengajak seluruh orang tua untuk memastikan anak-anaknya mendapatkan imunisasi lengkap. Ini merupakan langkah penting untuk melindungi anak-anak kita agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit,” ujar Benyamin dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.

“Dengan dukungan bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kami optimistis perlindungan kesehatan anak di Tangsel dapat semakin kuat,” tambahnya.

Selain imunisasi untuk anak, masyarakat berusia di atas 16 tahun juga dianjurkan untuk melakukan vaksinasi MMR secara mandiri sebagai bentuk perlindungan tambahan.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Surveilans, Imunisasi, Penanggulangan Krisis, dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Tangsel, dr. Agatha Christie, menjelaskan bahwa pelaksanaan ORI dilakukan secara bertahap di seluruh fasilitas layanan kesehatan.

“Pelaksanaan imunisasi tambahan ini akan berlangsung selama dua minggu di seluruh puskesmas, kemudian dilanjutkan dengan satu minggu masa sweeping untuk memastikan seluruh sasaran terjangkau,” ujar dr. Agatha.

Ia menegaskan bahwa imunisasi merupakan langkah penting dalam mencegah penyebaran penyakit menular, khususnya pada anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan.


Artikel Terkait

Tegaskan Komitmen Tekan Stunting, Pemkot Tangsel Gelar Pra-Musrenbang Tematik

Tegaskan Komitmen Tekan Stunting, Pemkot Tangsel Gelar Pra-Musrenbang Tematik

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan evaluasi serta memperkuat sinergi multisektor dalam penanganan dan pencegahan stunting.

Ratusan Buruh PT Dua Kuda Indonesia Gelar Demonstrasi, Tolak Putusan Pailit yang Dinilai Cacat Hukum

Ratusan Buruh PT Dua Kuda Indonesia Gelar Demonstrasi, Tolak Putusan Pailit yang Dinilai Cacat Hukum

Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Serikat Buruh/Serikat Kerja Buruh PT Dua Kuda Indonesia turun ke jalan untuk menyuarakan penolakan keras terhadap putusan pailit perusahaan mereka yang dinilai janggal.

BPOM Izinkan Vaksin Campak untuk Dewasa, Penanganan KLB Tidak Dapat Dilakukan Secara Sektoral

BPOM Izinkan Vaksin Campak untuk Dewasa, Penanganan KLB Tidak Dapat Dilakukan Secara Sektoral

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar menyatakan, pihaknya telah menyetujui penggunaan vaksin campak untuk dewasa. “BPOM telah menerbitkan persetujuan penggunaan vaksin campak selain untuk anak.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia