Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

Tegaskan Komitmen Tekan Stunting, Pemkot Tangsel Gelar Pra-Musrenbang Tematik

Kamis, 2 Apr 2026 | 12:24 WIB
Pemkot Tangsel terus berkomitmen untuk menurunkan angka stunting setiap tahunnya. (Dok. Humas Pemkot Tangsel)
Pemkot Tangsel terus berkomitmen untuk menurunkan angka stunting setiap tahunnya. (Dok. Humas Pemkot Tangsel)

JawaPos.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan evaluasi serta memperkuat sinergi multisektor dalam penanganan dan pencegahan stunting.

Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo, menegaskan bahwa Pemkot Tangsel terus berkomitmen untuk menurunkan angka stunting setiap tahunnya. Menurutnya, sinergi lintas sektor dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting.

“Hari ini kita bisa berkumpul kembali dalam rangka menyatukan visi dan misi serta menyamakan frekuensi untuk melakukan pembahasan dan perencanaan Pra-Musrenbang dengan tematik stunting,” kata Bambang saat membuka Pra-Musrenbang Tematik Stunting yang digelar Bappelitbangda Kota Tangsel di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Rabu (1/4/2026).

Bambang menuturkan, target penurunan angka stunting di Kota Tangsel terbilang cukup tinggi, yakni sekitar 7,54 persen pada tahun 2026 dan 7,05 persen pada tahun 2027.

Ia juga menambahkan bahwa penanganan dan pencegahan stunting merupakan salah satu program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan, yang tertuang dalam rencana pembangunan Kota Tangsel.

“Di Pra-Musrenbang inilah yang saya harapkan ada keterbukaan dan evaluasi yang objektif, sehingga target yang tadi disampaikan menjadi rasional dan bisa kita capai. Ini pasti akan menjadi salah satu program prioritas yang harus berjalan dan harus mencapai target,” tutur Bambang.

“Penurunan dan pencegahan stunting penting dilakukan sedini mungkin untuk menghindari dampak jangka panjang yang merugikan,” sambungnya.

Untuk mencapai target penurunan angka stunting tersebut, Bambang menegaskan bahwa tidak bisa hanya dibebankan kepada kader posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, komunikasi lintas sektor antara koordinator di lapangan dengan dinas teknis penanganan stunting harus berjalan lancar.

“Saya berharap pola komunikasi dan koordinasi ini benar-benar dapat tercipta di dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Tangerang Selatan,” ungkap Bambang.

Editor : Hendra
Sumber : Humas
Bagikan:

Artikel Terkait

Ratusan Buruh PT Dua Kuda Indonesia Gelar Demonstrasi, Tolak Putusan Pailit yang Dinilai Cacat Hukum

Ratusan Buruh PT Dua Kuda Indonesia Gelar Demonstrasi, Tolak Putusan Pailit yang Dinilai Cacat Hukum

Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Serikat Buruh/Serikat Kerja Buruh PT Dua Kuda Indonesia turun ke jalan untuk menyuarakan penolakan keras terhadap putusan pailit perusahaan mereka yang dinilai janggal.

Kuota Terbatas! Pendaftaran Sertifikasi Halal UMKM Tangsel Dibuka hingga April 2026

Kuota Terbatas! Pendaftaran Sertifikasi Halal UMKM Tangsel Dibuka hingga April 2026

Kabar baik bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di Kota Tangerang Selatan. Program sertifikasi halal Gelombang I resmi dibuka mulai 1 Maret hingga 30 April 2026.

Gandeng Kejari, Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran

Gandeng Kejari, Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memperkuat upaya pencegahan penyimpangan dalam pengelolaan pemerintahan dengan memperpanjang kerja sama di bidang hukum bersama Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia