Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkot Tangsel Terus Angkut Penumpukan Sampah, Kepala Diskominfo Buka Suara

M
Penulis: Muhtamimah❯
Aktifitas warga di sekitar tumpukan sampah di Jalan Dewi Sartika, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (16/12/2025). Sampah yang menumpuk di pinggir jalan tersebut disebabkan adanya penataan gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang sehingg
Aktifitas warga di sekitar tumpukan sampah di Jalan Dewi Sartika, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (16/12/2025). Sampah yang menumpuk di pinggir jalan tersebut disebabkan adanya penataan gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang sehingg

JawaPos.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus melakukan pengangkutan sampah secara bertahap di sejumlah titik yang sempat mengalami penumpukan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan berkelanjutan terhadap persoalan sampah di wilayah Tangsel.


Advertisement

Pengangkutan dilakukan dengan memaksimalkan 27 armada baru pengangkut sampah serta 54 amrol yang disebar di 7 kecamatan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel Tb. Asep Nurdin mengatakan, proses pengangkutan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kapasitas armada serta kondisi tempat pembuangan sementara (TPS).

"Setiap hari kami lakukan pengangkutan di titik-titik penumpukan sampah. Prosesnya berjalan terus dan tidak berhenti sampai kondisi kembali normal," kata Asep kemarin (17/12).

Upaya tersebut dibarengi dengan penataan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang. Pemkot Tangsel tengah melakukan pembangunan terasering untuk mencegah longsor ke anak Sungai Cirompang, pemasangan beronjong di landfill 3, pembukaan akses jalan menuju landfill 4, serta pembebasan lahan untuk pembangunan hanggar Material Recovery Facility (MRF).

Advertisement

Ke depan, Pemkot Tangsel berkomitmen mengubah paradigma pengelolaan sampah dengan menitikberatkan penanganan dari hulu.

Langkah tersebut dilakukan melalui peningkatan edukasi dan sosialisasi pemilahan sampah, penguatan TPS3R, serta optimalisasi bank sampah di lingkungan masyarakat.

Sementara di sisi hilir, pengelolaan sampah akan didukung teknologi, salah satunya melalui rencana Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Advertisement

Asep juga mengajak masyarakat berperan aktif mendukung upaya pemerintah dengan mengelola sampah sejak dari rumah, termasuk memilah sampah organik dan anorganik.

Partisipasi warga dinilai menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah jangka panjang. 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Tak Punya Sawah, Tangsel Manfaatkan 24 Tandon untuk Tanam Padi Apung

Tak Punya Sawah, Tangsel Manfaatkan 24 Tandon untuk Tanam Padi Apung

Pemkot Tangerang Selatan menguji penanaman padi apung di Tandon Ciater. Sebanyak 24 tandon berpotensi dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan.

Tangsel Waspada Banjir dan Penyakit Musim Hujan, Warga Diminta Siaga

Tangsel Waspada Banjir dan Penyakit Musim Hujan, Warga Diminta Siaga

Pemkot Tangerang Selatan memperketat mitigasi banjir dan mengingatkan warga mewaspadai DBD, diare, serta leptospirosis saat musim hujan.

Porprov VII Banten 2026 Digelar November, Pemkot Tangsel Targetkan Venue Siap H-2

Porprov VII Banten 2026 Digelar November, Pemkot Tangsel Targetkan Venue Siap H-2

Pemkot Tangsel mengebut persiapan venue Porprov VII Banten 2026. Sebanyak 60 cabang olahraga akan dipertandingkan mulai November.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer