Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Punya Sawah, Tangsel Manfaatkan 24 Tandon untuk Tanam Padi Apung

A
Penulis: Antara❯
Tidak memiliki lahan persawahan memadai, Pemkot Tangerang Selatan mencoba memanfaatkan tandon sebagai media tanam padi apung. Hasil uji coba pertama ditargetkan terlihat pada Januari 2027. (Antara)
Tidak memiliki lahan persawahan memadai, Pemkot Tangerang Selatan mencoba memanfaatkan tandon sebagai media tanam padi apung. Hasil uji coba pertama ditargetkan terlihat pada Januari 2027. (Antara)

Advertisement

 

JawaPos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, mencari cara baru untuk mendukung ketahanan pangan daerah di tengah keterbatasan lahan pertanian. Salah satunya dengan memanfaatkan 24 tandon yang dimiliki daerah tersebut untuk program penanaman padi apung.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, pemanfaatan tandon dilakukan karena wilayahnya tidak memiliki areal persawahan yang memadai.

Advertisement

“Walaupun Tangerang Selatan tidak punya sawah, tidak punya areal sawah kering atau sawah tanah hijau, ya kita usahakan tandon-tandon yang ada di Tangerang Selatan itu multifungsi, termasuk dalam menanam tanaman padi,” ujar Benyamin dalam keterangannya di Tangerang, Selasa.

Menurut Benyamin, terdapat sekitar 24 tandon yang berpotensi dikembangkan untuk berbagai fungsi. Namun, penerapannya akan mempertimbangkan hasil uji coba, manfaat, serta kesesuaian kondisi masing-masing lokasi.

200 Styrofoam Digunakan untuk Menanam Padi

Advertisement

Sebagai tahap awal, Pemkot Tangsel telah menguji penanaman padi apung di Tandon Ciater, Kecamatan Serpong, pada Senin (26/10/2026).

Dalam uji coba tersebut, pemerintah menggunakan 200 lembar styrofoam sebagai media tanam. Setiap lembar dilengkapi 21 pot, dengan masing-masing pot berisi tiga bibit padi.

Varietas yang digunakan adalah Inpari 32. Varietas tersebut dipilih karena dinilai sesuai dengan kondisi perairan di lokasi uji coba.

“Ini uji coba dulu. Satu pot tiga bibit, tiga batang padi, yang nanti akan panennya kita lihat nanti di Januari,” kata Benyamin.

Penanaman padi apung masih dalam tahap percobaan. Pemkot Tangsel akan mengevaluasi perkembangannya hingga masa panen yang diperkirakan berlangsung pada akhir Januari 2027.

Advertisement

Artikel Terkait

Tangsel Waspada Banjir dan Penyakit Musim Hujan, Warga Diminta Siaga

Tangsel Waspada Banjir dan Penyakit Musim Hujan, Warga Diminta Siaga

Pemkot Tangerang Selatan memperketat mitigasi banjir dan mengingatkan warga mewaspadai DBD, diare, serta leptospirosis saat musim hujan.

Porprov VII Banten 2026 Digelar November, Pemkot Tangsel Targetkan Venue Siap H-2

Porprov VII Banten 2026 Digelar November, Pemkot Tangsel Targetkan Venue Siap H-2

Pemkot Tangsel mengebut persiapan venue Porprov VII Banten 2026. Sebanyak 60 cabang olahraga akan dipertandingkan mulai November.

14 Siswi SMPN 10 Ciputat Diduga Jadi Korban Bullying dan Pemerasan, Tiga Dirawat di Rumah Sakit

14 Siswi SMPN 10 Ciputat Diduga Jadi Korban Bullying dan Pemerasan, Tiga Dirawat di Rumah Sakit

Sebanyak 14 siswi SMPN 10 Ciputat diduga mengalami perundungan dan pemerasan oleh kakak kelas. Tiga korban dilaporkan dirawat di rumah sakit.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer