Tangsel Waspada Banjir dan Penyakit Musim Hujan, Warga Diminta Siaga

JawaPos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memperketat langkah mitigasi banjir sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit yang kerap muncul saat musim hujan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel Tubagus Asep Nurdin mengatakan, sesuai arahan Wali Kota Benyamin Davnie, penanggulangan musim hujan mencakup kesiapan infrastruktur dan perlindungan kesehatan masyarakat.
Wali Kota menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan, mulai tingkat kota hingga kelurahan, untuk memastikan kesiapan posko siaga banjir, operasional pompa mobile, serta pembersihan saluran air secara berkala.
"Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menginstruksikan seluruh jajaran di tingkat kota hingga kelurahan untuk memastikan kesiapan posko siaga banjir, operasional pompa mobile, serta pembersihan saluran air secara berkala agar aliran drainase tidak tersumbat sampah," ujar Asep di Tangerang.
Menurut Asep, langkah tersebut dilakukan untuk melindungi keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan masyarakat di berbagai wilayah kecamatan.
Berdasarkan pemantauan dinamika cuaca, intensitas hujan di wilayah Tangerang Selatan menunjukkan peningkatan signifikan. Sebagai respons, Pemkot Tangsel menggerakkan sejumlah perangkat daerah, mulai dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi hingga Dinas Kesehatan.
Kesiapsiagaan tersebut ditujukan untuk mengantisipasi genangan, banjir luapan, serta potensi peningkatan kasus penyakit musiman.
Warga Diminta Amankan Dokumen dan Instalasi Listrik
Menghadapi potensi banjir di sejumlah titik rawan, Asep mengimbau masyarakat mengenali jalur evakuasi mandiri dan mengamankan barang-barang berharga di rumah.
Warga yang tinggal di kawasan rawan genangan juga diminta mengamankan dokumen penting serta memutus aliran listrik apabila air mulai memasuki rumah.
"Warga di kawasan rawan genangan atau luapan air diminta untuk senantiasa waspada, mengamankan dokumen penting, serta segera memutus aliran listrik di rumah apabila ketinggian air mulai beranjak naik demi menghindari risiko sengatan listrik," kata Asep.



