Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkot Tangsel Minta Warga Sabar! Jelaskan Progres Perbaikan TPA Cipeucang, Akan Buka Dialog dengan Komunitas Lingkungan

S
Penulis: Syahrul Yunizar❯
DLH Tangsel masih terus mengupayakan perbaikan dan penyelesaian masalah di TPA Cipeucang yang terus disorot oleh warga. (tangerangselatankota.go.id)
DLH Tangsel masih terus mengupayakan perbaikan dan penyelesaian masalah di TPA Cipeucang yang terus disorot oleh warga. (tangerangselatankota.go.id)

JawaPos.com - Perbaikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang masih berpogres. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangerang Selatan (Tangsel) meminta warga bersabar. Meski butuh waktu, namun perbaikan TPA tersebut tidak berhenti dilakukan. DLH Tangsel pun memastikan akan mendengar setiap kritik, masukan, dan saran dari publik dalam urusan pengelolaan sampah. 


Advertisement

Kepala DLH Tangsel Bani Khosyatulloh menegaskan hal itu pada Kamis (11/12). Dia menyampaikan bahwa saat ini pekerjaan teknis di TPA Cipeucang sedang dilaksanakan secara bertahap. Dia menjelaskan bahwa penanganan persoalan TPA itu tidak bisa dilakukan sekaligus. Sebab, sampai hari ini TPA tersebut tetap beroperasi dan menampung lebih kurang 250 ton sampah per hari.

“Kami memohon masyarakat bersabar. Ada tahapan teknis yang harus dipenuhi agar proses penataan benar-benar aman dan berkelanjutan. Perbaikan berlangsung setiap hari, tetapi tetap harus menjaga stabilitas lahan dan operasional TPA,” jelas Bani.

Dia pun menjelaskan langkah yang tengah ditempuh oleh instansinya. Diantaranya menata ulang zona aktif, memperkuat struktur tanah di area berisiko, meningkatkan kapasitas pemilahan sampah, serta menata akses operasional. Dalam proses tersebut, diakui muncul kendala teknis dan administrasi seperti pengujian struktur dan pengaturan alur pembuangan sampah yang waktu penyelesaian.

Advertisement

”Kami tidak tinggal diam. Penanganan dilakukan bertahap dan terukur. Kritik warga kami terima sebagai masukan. Kami hanya membutuhkan ruang untuk menyelesaikan tahapan yang sudah berjalan,” terang dia.

Karena itu, lanjut Bani, pihaknya membuka ruang dialog dengan berbagai komunitas lingkungan, akademisi, dan tokoh masyarakat. Pihaknya juga mengajak warga mendukung pengurangan sampah melalui pemilahan sampah rumah tangga, pengolahan sampah organik, dan pemanfaatan bank sampah di seluruh wilayah Tangsel. 

”Tujuan kami sama dengan warga, yakni menciptakan Tangsel yang lebih bersih dan pengelolaan (TPA) Cipeucang yang modern,” ujarnya.

Advertisement

Terpisah, pengamat kebijakan publik Yanuar Wijanarko menyampaikan bahwa persoalan TPA Cipeucang memang tidak mudah diselesaikan. Namun demikian,  dia menilai perlu percepatan pada beberapa aspek. Dia pun mengingatkan bahwa upaya menyelesaikan masalah di TPA tersebut jangan sampai justru menambah masalah baru.

”Penanganan Cipeucang jangan sampai menimbulkan masalah baru. Saat TPA dibatasi atau ditutup sementara, akan terjadi penumpukan di lingkungan warga bisa memicu penyakit, apalagi dalam kondisi musim hujan seperti sekarang,” terang dia. 

Yanuari menilai, DLH Tangsel harus memprioritaskan 2 hal. Pertama memastikan perbaikan struktural di TPA Cipeucang berjalan. Kedua menjaga pelayanan pengangkutan sampah dari permukiman tetap stabil.

Dia juga mengingatkan agar Pemkot Tangsel terus memberikan informasi secara terbuka mengenai progres, skema pengalihan, serta solusi jangka pendek dalam penyelesaian masalah itu. 

”Tujuan pemerintah dan warga sama, yaitu meningkatkan kualitas layanan persampahan. Karena itu seluruh pihak perlu terlibat,” tegasnya.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Tak Punya Sawah, Tangsel Manfaatkan 24 Tandon untuk Tanam Padi Apung

Tak Punya Sawah, Tangsel Manfaatkan 24 Tandon untuk Tanam Padi Apung

Pemkot Tangerang Selatan menguji penanaman padi apung di Tandon Ciater. Sebanyak 24 tandon berpotensi dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan.

Tangsel Waspada Banjir dan Penyakit Musim Hujan, Warga Diminta Siaga

Tangsel Waspada Banjir dan Penyakit Musim Hujan, Warga Diminta Siaga

Pemkot Tangerang Selatan memperketat mitigasi banjir dan mengingatkan warga mewaspadai DBD, diare, serta leptospirosis saat musim hujan.

Porprov VII Banten 2026 Digelar November, Pemkot Tangsel Targetkan Venue Siap H-2

Porprov VII Banten 2026 Digelar November, Pemkot Tangsel Targetkan Venue Siap H-2

Pemkot Tangsel mengebut persiapan venue Porprov VII Banten 2026. Sebanyak 60 cabang olahraga akan dipertandingkan mulai November.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer