Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

Gubernur Banten Andra Soni Sebut Tesla Plat Merah Tangsel Bukan Milik Pemprov, Inisial Nama Pemilik Terungkap!

Selasa, 25 Nov 2025 | 06:30 WIB
Viral foto mobil tesla yang berplat merah. Mobil itu diduga milik pejabat di Pemerintah Kota Tangerang Selatan. (Instagram)
Viral foto mobil tesla yang berplat merah. Mobil itu diduga milik pejabat di Pemerintah Kota Tangerang Selatan. (Instagram)

JawaPos.com - Jagat maya kembali diramaikan oleh beredarnya foto mobil Tesla berpelat merah yang diduga sebagai mobil dinas pejabat. 


Gubernur Banten Andra Soni akhirnya buka suara. Ia menegaskan bahwa mobil listrik tersebut bukan bagian dari aset kendaraan dinas Pemerintah Provinsi Banten.

"Saya cek bukan milik pemprov (Banten)," ujarnya kepada JawaPos.com.

Bukan di Bawah Pemprov, Tapi Milik Siapa?

Meski memastikan bukan milik Pemprov Banten, Andra Soni tidak merinci pemerintah daerah mana di wilayah Banten yang diduga menggunakan mobil Tesla sebagai kendaraan operasional.

Berdasarkan data informasi pajak kendaraan, dipastikan mobil pelat merah itu beroperasi di wilayah Banten. 

Mobil Tesla itu dibuat tahun 2022 dengan nama pemilik UNXXXXXXXXXKA (A). 

Milik Pemkot Tangsel?

Informasi yang beredar sebelumnya menyebut mobil Tesla berplat merah itu disebut-sebut berasal dari lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Namun Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dengan tegas membantah dugaan tersebut.

"Bukan," kata Benyamin lewat pesan WhatsApp yang diterima JawaPos.com, Senin (24/11).

Viral di Sosial Media, Netizen Ikut Geram

Viralnya mobil mewah tersebut bermula dari unggahan akun X @ghozyulhaq yang memperlihatkan Tesla berpelat merah dengan nomor polisi B 1002 WQE melintas di kawasan Pondok Cabe, Tangsel. Dalam unggahan itu, ia mempertanyakan instansi asal kendaraan tersebut.

"Instansi mana yang ngasih mobil dinas pejabatnya Tesla?," tulisnya dikutip JawaPos.com, Senin (24/11).

Publik kian gerah setelah mengetahui bahwa mobil yang terlihat pada unggahan tersebut merupakan Tesla Model S, yang diperkirakan dibanderol Rp 1,5 hingga Rp 2,7 miliar.

Reaksi netizen pun bermunculan. Banyak warganet menyoroti ketimpangan penggunaan fasilitas negara dibanding kondisi infrastruktur daerah.

"Pejabat tangsel pake tesla, jalanan pada bolong2 si surya insomnia yg nambalin," tulis @lita.lita06.

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi mengenai instansi yang benar-benar mengoperasikan Tesla sebagai mobil dinas. Publik menantikan transparansi lebih lanjut, mengingat penggunaan fasilitas negara berkaitan erat dengan akuntabilitas anggaran. Lalu, Tesla pelat merah punya siapa itu?

 


Artikel Terkait

Gandeng Kejari, Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran

Gandeng Kejari, Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memperkuat upaya pencegahan penyimpangan dalam pengelolaan pemerintahan dengan memperpanjang kerja sama di bidang hukum bersama Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan.

Pemkot Tangsel Borong Penghargaan BUMD Awards 2026! Raih Perumdam Bintang 5 hingga Top Pembina

Pemkot Tangsel Borong Penghargaan BUMD Awards 2026! Raih Perumdam Bintang 5 hingga Top Pembina

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) meraih sejumlah penghargaan bergengsi dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang diselenggarakan di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Targetkan 109 Ribu Anak! Pemkot Tangsel Ajak Warga Sukseskan ORI Campak

Targetkan 109 Ribu Anak! Pemkot Tangsel Ajak Warga Sukseskan ORI Campak

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia