Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

Tangsel Waspada Monyet Liar! Siap-siap Dibungkus Damkar, Wali Kota Benyamin Davnie Terkendala Alat Bius

Sabtu, 25 Okt 2025 | 21:24 WIB
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. (Muhtamimah/Jawa Pos)
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. (Muhtamimah/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan menyiapkan anggaran khusus untuk pengadaan obat bius yang digunakan dalam penanganan kawanan monyet liar yang kerap berkeliaran di permukiman warga sekitar kawasan Puspiptek dan Serpong.


Langkah ini diambil menyusul meningkatnya keluhan warga atas gangguan satwa tersebut.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti laporan masyarakat dengan melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangsel serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Banten. Sejumlah monyet liar bahkan sudah berhasil ditangkap.

Namun, proses penangkapan terkendala karena petugas belum memiliki perlengkapan bius yang memadai. "Sudah ditangani oleh damkar bekerja sama dengan BKSDA. Beberapa monyet sudah berhasil ditangkap, tapi memang kendalanya, damkar belum punya alat bius karena monyet itu cepat bergerak," kata Benyamin, Selasa (21/10).

Dia mengungkapkan, pihaknya berencana melengkapi peralatan tersebut agar penanganan di lapangan lebih efektif. Pemkot Tangsel saat ini sudah memiliki sejumlah sangkar penampungan berukuran kecil untuk sementara menampung monyet yang berhasil ditangkap.

"Kurang lebih ada 15 sangkar kecil yang sudah disiapkan. Kalau sudah tertangkap, nanti akan kami kembalikan ke BRIN karena diduga monyet-monyet itu berasal dari sana," jelasnya.

Terkait kebutuhan obat bius, Benyamin memastikan pengadaannya akan dimasukkan dalam anggaran tahun depan. Hal itu untuk mengantisipasi adanya monyet yang berkeliaran ke permukiman warga. 

"Akan kami ajukan untuk tahun anggaran depan. Takutnya kejadian seperti ini terulang, jadi kami harus siap," ujarnya.

Pemkot, lanjutnya, tidak akan mengajukan ke provinsi, tetapi akan menganggarkan secara mandiri melalui APBD Kota Tangsel. Sementara itu, dalam penanganan langsung di lapangan, Pemkot Tangsel masih akan mengandalkan bantuan teknis dari BKSDA Banten, yang memiliki kewenangan tersebut.

"Bantuan dari BKSDA itu sifatnya teknis, mereka punya keahlian dan peralatan khusus untuk penangkapan. Soal lokasi pelepasan nanti akan ditentukan oleh BKSDA, apakah dikembalikan ke BRIN atau ke balai penangkaran di Banten," terangnya.

Benyamin menambahkan, untuk jangka panjang, Pemkot Tangsel akan berkoordinasi dengan BRIN guna mengantisipasi peningkatan populasi monyet liar yang mulai merambah kawasan permukiman.

"Kami akan berkoordinasi dengan BRIN karena di sana banyak sumber makanan bagi monyet, seperti pohon buah-buahan. Harus ada langkah bersama untuk mencegah mereka turun ke pemukiman," imbuhnya. 

 

Editor : Hendra
Bagikan:

Artikel Terkait

Gandeng Kejari, Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran

Gandeng Kejari, Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memperkuat upaya pencegahan penyimpangan dalam pengelolaan pemerintahan dengan memperpanjang kerja sama di bidang hukum bersama Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan.

Pemkot Tangsel Borong Penghargaan BUMD Awards 2026! Raih Perumdam Bintang 5 hingga Top Pembina

Pemkot Tangsel Borong Penghargaan BUMD Awards 2026! Raih Perumdam Bintang 5 hingga Top Pembina

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) meraih sejumlah penghargaan bergengsi dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang diselenggarakan di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Targetkan 109 Ribu Anak! Pemkot Tangsel Ajak Warga Sukseskan ORI Campak

Targetkan 109 Ribu Anak! Pemkot Tangsel Ajak Warga Sukseskan ORI Campak

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia