Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

Rute MRT ke Tangsel Belum Final, Pemkot Tunggu Hasil Studi Kelayakan

Jumat, 26 Sep 2025 | 16:20 WIB
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat diwawancarai terkait kelanjutan pembangunan MRT ke Tangsel, Jumat (26/9). (FOTO: Muhtamimah/Jawa Pos)
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat diwawancarai terkait kelanjutan pembangunan MRT ke Tangsel, Jumat (26/9). (FOTO: Muhtamimah/Jawa Pos)

JawaPos.com - Kelanjutan pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih berada pada tahap awal. Hingga kini, proyek transportasi massal tersebut masih dalam proses studi kelayakan (feasibility study/FS) oleh PT MRT Jakarta bersama pihak swasta, yakni Sinarmas.


Hal itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, saat ditemui di wilayah Serpong, Jumat (26/9). Dia menegaskan bahwa seluruh aspek teknis dan non-teknis terkait proyek MRT masih dalam kajian.

"MRT sampai hari ini masih dalam tahap studi kelayakan antara PT MRT dengan Sinarmas. Mereka sudah menandatangani perjanjian kerjasama, nanti semua akan dikaji dalam FS, mulai dari rute, biaya, lahan, hingga waktu pengerjaan. Jadi sekarang masih studi kelayakan," jelas Benyamin.

Menurutnya, rute MRT yang akan dibangun belum bisa dipastikan. Meski ada perkiraan awal lintasan akan melewati kawasan Gaplek, Bintaro, dan sekitarnya, keputusan final akan ditentukan berdasarkan hasil studi kelayakan.

"Fix-nya belum. Nanti FS itu akan menentukan banyak hal, termasuk apakah tersedia lahannya, siapa yang harus membebaskan, dan bagaimana keterlibatan pihak ketiga," lanjutnya.

Benyamin menjelaskan, bahwa penentuan trase MRT tak bisa sekadar mengandalkan dugaan. Dibutuhkan data lalu lintas harian, potensi jumlah penumpang, hingga survei ke masyarakat.

"Tidak bisa sekadar prediksi utara atau selatan yang paling potensial. Harus dihitung secara objektif. Mungkin nanti dalam FS juga akan ada survei untuk melihat potensi penumpang," tutur Benyamin.

Pemkot Tangsel sendiri menyambut positif rencana pembangunan MRT ini, dan siap mendukung prosesnya. Namun demikian, Benyamin menegaskan bahwa semua pihak harus bersabar menunggu rampungnya studi kelayakan yang komprehensif.

"Jadi sekarang ini tidak bisa diprediksi-prediksi karena harus kita selesaikan dulu FS-nya yang baik," pungkasnya.

Editor : Hendra
Bagikan:

Artikel Terkait

Gandeng Kejari, Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran

Gandeng Kejari, Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memperkuat upaya pencegahan penyimpangan dalam pengelolaan pemerintahan dengan memperpanjang kerja sama di bidang hukum bersama Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan.

Pemkot Tangsel Borong Penghargaan BUMD Awards 2026! Raih Perumdam Bintang 5 hingga Top Pembina

Pemkot Tangsel Borong Penghargaan BUMD Awards 2026! Raih Perumdam Bintang 5 hingga Top Pembina

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) meraih sejumlah penghargaan bergengsi dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang diselenggarakan di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Targetkan 109 Ribu Anak! Pemkot Tangsel Ajak Warga Sukseskan ORI Campak

Targetkan 109 Ribu Anak! Pemkot Tangsel Ajak Warga Sukseskan ORI Campak

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia