Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rute MRT ke Tangsel Belum Final, Pemkot Tunggu Hasil Studi Kelayakan

M
Penulis: Muhtamimah❯
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat diwawancarai terkait kelanjutan pembangunan MRT ke Tangsel, Jumat (26/9). (FOTO: Muhtamimah/Jawa Pos)
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat diwawancarai terkait kelanjutan pembangunan MRT ke Tangsel, Jumat (26/9). (FOTO: Muhtamimah/Jawa Pos)

JawaPos.com - Kelanjutan pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih berada pada tahap awal. Hingga kini, proyek transportasi massal tersebut masih dalam proses studi kelayakan (feasibility study/FS) oleh PT MRT Jakarta bersama pihak swasta, yakni Sinarmas.


Advertisement

Hal itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, saat ditemui di wilayah Serpong, Jumat (26/9). Dia menegaskan bahwa seluruh aspek teknis dan non-teknis terkait proyek MRT masih dalam kajian.

"MRT sampai hari ini masih dalam tahap studi kelayakan antara PT MRT dengan Sinarmas. Mereka sudah menandatangani perjanjian kerjasama, nanti semua akan dikaji dalam FS, mulai dari rute, biaya, lahan, hingga waktu pengerjaan. Jadi sekarang masih studi kelayakan," jelas Benyamin.

Menurutnya, rute MRT yang akan dibangun belum bisa dipastikan. Meski ada perkiraan awal lintasan akan melewati kawasan Gaplek, Bintaro, dan sekitarnya, keputusan final akan ditentukan berdasarkan hasil studi kelayakan.

Advertisement

"Fix-nya belum. Nanti FS itu akan menentukan banyak hal, termasuk apakah tersedia lahannya, siapa yang harus membebaskan, dan bagaimana keterlibatan pihak ketiga," lanjutnya.

Benyamin menjelaskan, bahwa penentuan trase MRT tak bisa sekadar mengandalkan dugaan. Dibutuhkan data lalu lintas harian, potensi jumlah penumpang, hingga survei ke masyarakat.

"Tidak bisa sekadar prediksi utara atau selatan yang paling potensial. Harus dihitung secara objektif. Mungkin nanti dalam FS juga akan ada survei untuk melihat potensi penumpang," tutur Benyamin.

Advertisement

Pemkot Tangsel sendiri menyambut positif rencana pembangunan MRT ini, dan siap mendukung prosesnya. Namun demikian, Benyamin menegaskan bahwa semua pihak harus bersabar menunggu rampungnya studi kelayakan yang komprehensif.

"Jadi sekarang ini tidak bisa diprediksi-prediksi karena harus kita selesaikan dulu FS-nya yang baik," pungkasnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Tak Punya Sawah, Tangsel Manfaatkan 24 Tandon untuk Tanam Padi Apung

Tak Punya Sawah, Tangsel Manfaatkan 24 Tandon untuk Tanam Padi Apung

Pemkot Tangerang Selatan menguji penanaman padi apung di Tandon Ciater. Sebanyak 24 tandon berpotensi dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan.

Pengusaha Kamerun Lirik Produk Unggulan Tangsel, Peluang Ekspor Terbuka

Pengusaha Kamerun Lirik Produk Unggulan Tangsel, Peluang Ekspor Terbuka

Pengusaha Kamerun tertarik dengan produk unggulan Tangsel, mulai dari makanan hingga teknologi. Kedua pihak menjajaki peluang kerja sama dagang.

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Segera Jadi PTNBH Pertama di Bawah Kemenag, SDM dan Aset Sudah Siap

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Segera Jadi PTNBH Pertama di Bawah Kemenag, SDM dan Aset Sudah Siap

UIN Jakarta ditargetkan menjadi PTNBH pertama di bawah Kemenag tahun ini. Rektor memastikan UKT tetap dan SDM serta aset telah siap.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer