Ledakan Rumah Pamulang Temui Titik Terang, Pemkot Tangsel Siapkan Anggaran Rp 600 Juta untuk Renovasi

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menyiapkan anggaran sebesar Rp 600 juta untuk memperbaiki rumah warga yang terdampak ledakan tabung gas elpiji di Jalan Talas II, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Jumat lalu (12/9).
Ledakan dahsyat tersebut mengakibatkan sedikitnya 20 rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan hingga rusak total.
"Total kebutuhan anggaran hampir Rp 600 juta. Ini akan kami upayakan melalui berbagai sumber, seperti APBD, Baznas Tangsel, maupun bantuan CSR," kata Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, kemarin (16/9).
Benyamin menyampaikan, perbaikan rumah akan dimulai secepatnya, khususnya bagi rumah-rumah yang mengalami rusak ringan. Pihaknya akan mendorong bantuan dari Baznas dan CSR untuk memperbaiki rumah yang rusak ringan pada bulan ini.
"Selanjutnya rumah yang rusak berat dan total akan kami tangani melalui APBD Tangsel," jelasnya.
Terkait penanganan warga yang rumahnya tidak bisa dihuni, Benyamin memastikan bahwa seluruh korban telah menempati tempat tinggal sementara.
"Semua warga terdampak sudah menempati kontrakan. Biaya sewa ditanggung oleh Dinas Sosial dan tidak termasuk dalam anggaran Rp 600 juta tersebut," tegasnya.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, Pemkot Tangsel telah mengalokasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD 2025 untuk membantu perbaikan rumah-rumah warga yang terdampak ledakan di Pamulang.
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman telah ditugaskan segera menginventarisasi kerusakan agar proses rehabilitasi bisa dilakukan secepatnya.
"Pemkot juga menyiapkan opsi sewa rumah sementara agar para pengungsi tidak terlalu lama tinggal di musala," tuturnya.






