
JawaPos.com - Polda Metro Jaya memastikan ledakan yang terjadi di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pada Rabu (14/10) bukan disebabkan bom maupun bahan peledak lainnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, kepastian tersebut berdasarkan pemeriksaan tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Satbrimob Polda Metro Jaya.
"Terkait tentang ledakan, kita yakini bahwa hasil dari tim Jihandak Satbrimob Polda Metro Jaya menyatakan tidak ada bom, bukan bom dan bukan bahan peledak," kata Budi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (20/10).
Meski memastikan insiden tersebut bukan akibat bom, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab pasti ledakan. Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri.
Budi menjelaskan, pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk memastikan apakah ledakan atau kebakaran tersebut berkaitan dengan gas LPG atau gas etilen.
"Saat ini kita masih menunggu hasil laboratorium forensik tentang gas. Apakah itu gas LPG ataupun gas etilen yang menyebabkan terjadinya ledakan ataupun kebakaran," ujarnya.
Polisi Selidiki Kemungkinan Kelalaian
Selain menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab ledakan tersebut.
Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui apakah insiden itu mengandung unsur kesengajaan atau terjadi akibat kelalaian.
"Ini masih dilakukan penyelidikan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya apakah ada unsur kesengajaan ataupun kelalaian. Ini pasti akan kami sampaikan kembali," ucap Budi.
Menurut dia, hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan menjadi bagian penting untuk mengungkap penyebab insiden secara ilmiah. Polisi menyatakan akan menyampaikan perkembangan penanganan perkara setelah hasil pemeriksaan diperoleh.



