JawaPos.com - Wali Kota Tangerang Sachrudin meminta seluruh camat dan lurah memastikan program lingkungan hidup berjalan nyata di lapangan, bukan sekadar laporan di atas kertas. Hal itu merupakan bentuk komitmen menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
"Para lurah, camat, jangan asal sebut dan asal ada terkait bank sampah. Terjun langsung, awasi di lapangan. Benar apa enggak jalannya, dilakukan enggak pemilahan sampah di tingkat warga," tegas Sachrudin, (17/10).
Menurut Sachrudin, pengawasan langsung sangat penting untuk memastikan program bank sampah dan pemilahan sampah dari rumah tangga benar-benar berjalan efektif. Dia juga menekankan perlunya kolaborasi lintas wilayah dan OPD dalam menjaga kebersihan serta menekan emisi karbon.
"Kalau satu TPS liar ditutup, wilayah lain jangan lepas tangan. Harus bersama-sama memastikan tidak muncul TPS liar baru di tempat lain," ujarnya.
Selain pengawasan bank sampah, Sachrudin juga mendorong ASN Pemkot Tangerang untuk mengikuti kebijakan baru untuk emisi karbon. Setiap hari Jumat, seluruh aparatur sipil negara dilarang membawa kendaraan pribadi ke kantor.
"Satgas Langit Biru bukan asal dibentuk. Pengurangan emisi ini masalah bersama. Pemkot menetapkan setiap hari Jumat, ASN dilarang berkendaraan motor atau mobil," imbuhnya.
Editor : Hendra