JawaPos.com - Sebanyak 16 bangunan liar yang diduga sebagai sarang prostitusi dibongkar oleh Polsek Cisauk. Belasan bangunan tersebut disebut sudah berdiri lama di Kampung Ranca Saga Batu Belah, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
"Sudah lama itu. Persisnya saya kurang tahu," kata Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya saat dikonfirmasi Jawa Pos, (11/7).
Dhady menjelaskan, dalam penertiban yang dilakukan pada Kamis (10/7) menerjunkan sebanyak 169 personel gabungan. Terdiri dari unsur Polsek Cisauk, Security BRIN, Security Sinarmas Land, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel, Koramil Serpong, Komando Garnisun Tetap I/Jakarta, dan staf Kelurahan Setu.
"Penertiban ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi tiga pilar menyikapi keberadaan bangunan liar yang berdiri di atas lahan milik BRIN dan Sinarmas Land," terangnya.
Dhady mengungkapkan, bangunan-bangunan tersebut selama ini menjadi tempat praktik prostitusi yang meresahkan warga sekitar. Sehingga pemerintah daerah bersama aparat gabungan memutuskan untuk melakukan pembongkaran sebagai langkah penertiban.
"Penertiban difokuskan hanya pada bangunan liar yang berdiri di atas lahan milik BRIN dan Sinarmas, serta bangunan yang telah melampaui batas tanah milik pribadi," lanjutnya.
Dia menambahkan, situasi selama penertiban berlangsung aman, tertib, dan tanpa penolakan. Karena sebagian besar bangunan telah ditinggalkan pemiliknya.
"Ini menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga ketertiban umum dan menjawab keresahan masyarakat sekitar," ujarnya.
Editor : Hendra