JawaPos.com - Jumlah Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Tangerang Selatan hingga pertengahan Juni sudah 342 kasus. Angka tersebut berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel pada periode 1 Januari 14 Juni 2025.
Kepala Dinkes Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar mengungkapkan, pada Januari tercatat ada 99 kasus DBD, Februari ada 67 kasus, Maret ada 43 kasus, April ada 57 kasus dan Mei ada 50 kasus. Di Juni ini, hingga tanggal 14 sudah ada 26 kasus.
"342 kasus DBD tersebut tersebar di tujuh kecamatan yang ada di Tangsel. Paling banyak ada di Kecamatan Pondok Aren sebanyak 78 kasus," ungkap Allin, Selasa (17/6).
Dia menyampaikan, untuk wilayah tertinggi selanjutnya yaitu Kecamatan Ciputat Timur ada 58 kasus, Ciputat ada 55 kasus dan Pamulang ada 47 kasus. Lalu, Kecamatan Serpong ada 45 kasus, Serpong Utara ada 30 kasus dan Kecamatan Setu ada 29 kasus.
Untuk menekan DBD di Kota Tangsel, lanjut Allin, pihaknya telah melakukan upaya dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3 M plus dengan program Gerakan 1 Rumah 1 juru pemantu jentik (Jumantik).
Sedangkan untuk pemutusan mata rantai penularan, dengan cara melakukan penyemprotan fogging untuk wilayah yang terjadi penularan kasus DBD berdasarkan Penyelidikan Epidemiologi (PE) yang dilakukan oleh petugas puskesmas dibantu dengan koordinator jumantik di setiap wilayah.
"Para kader Jumantik juga melakukan silent survey, grebek jentik serta melakukan edukasi ke masyarakat untuk menjadi juru pematau jentik di rumah sendiri. Dan terus mengingatkan 3M plus," pungkas Allin.