Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Masjid Raya Bani Umar: Perpaduan Arsitektur Modern dan Nuansa Religius di Tangerang Selatan

Sachio Julvienza Dekrita • Kamis, 3 April 2025 | 15:56 WIB

Masjid Raya Bani Umar/Google Maps @adilsuryoputro
Masjid Raya Bani Umar/Google Maps @adilsuryoputro
JawaPos.com - Masjid Raya Bani Umar menjadi salah satu tempat ibadah yang memiliki desain unik dan megah di Tangerang Selatan. Berlokasi di kawasan Graha Bintaro, Parigi Baru, Pondok Aren, masjid ini dibangun atas amanat Hj. Karlinah Umar Wirahadikusumah untuk mengenang almarhum suaminya, Umar Wirahadikusumah, yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia pada periode 1983–1988.

Dengan luas area mencapai 1,2 hektare, masjid ini tak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat sekitar.

Salah satu keunikan yang membedakan Masjid Raya Bani Umar dari masjid lainnya adalah ketiadaan kubah sebagai elemen khas arsitektur masjid tradisional. Sebagai gantinya, bangunan ini memiliki menara setinggi 50 meter yang menjulang tinggi, menjadi salah satu yang tertinggi di wilayah Tangerang.

Desain masjid ini merupakan hasil karya arsitek ternama, Fauzan Noe'man, yang telah berkontribusi dalam perancangan berbagai masjid di Indonesia. Gaya modern dan kontemporer yang diusung membuat bangunan ini terlihat elegan tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dalam konsepnya.

Bangunan masjid terdiri dari tiga lantai, di mana ruang utama untuk ibadah berada di lantai dua dan tiga. Secara keseluruhan, kapasitasnya mampu menampung sekitar 1.600 jamaah, sehingga sering digunakan untuk acara besar, terutama saat bulan Ramadan dan hari-hari besar Islam.

Selain fungsi utamanya sebagai tempat ibadah, Masjid Raya Bani Umar juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk menunjang kenyamanan jamaah. Beberapa fasilitas yang tersedia meliputi aula serbaguna, poliklinik, minimarket, serta kebun kurma yang memberikan nuansa sejuk di sekitar area masjid.

Keindahan arsitektur masjid ini menjadikannya destinasi wisata religi yang menarik bagi masyarakat Tangerang Selatan dan sekitarnya. Tak jarang, pengunjung datang bukan hanya untuk beribadah, tetapi juga untuk menikmati keunikan desain bangunan dan mengabadikan momen di area masjid.

Masjid ini resmi dibuka pada tahun 2008 dan diresmikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sejak saat itu, Masjid Raya Bani Umar terus berkembang dan menjadi pusat berbagai aktivitas keagamaan, sosial, dan pendidikan Islam.

Lokasinya yang strategis di Jalan Graha Bintaro Raya memudahkan akses bagi siapa saja yang ingin berkunjung. Area parkir yang luas juga menjadi keunggulan tersendiri bagi kenyamanan jamaah yang datang dari berbagai wilayah.

Tak hanya menjadi tempat beribadah, masjid ini juga aktif dalam kegiatan sosial, seperti layanan kesehatan gratis dan donor darah. Selain itu, program pembelajaran Al-Qur'an serta kajian Islam rutin diselenggarakan untuk anak-anak hingga orang dewasa.

Dengan kombinasi arsitektur modern dan nilai-nilai Islam yang kental, Masjid Raya Bani Umar menjadi inspirasi bagi pengembangan desain masjid masa kini. Keberadaannya turut memperkaya khasanah budaya lokal dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Bagi siapa saja yang berada di Tangerang Selatan, berkunjung ke Masjid Raya Bani Umar dapat menjadi pengalaman spiritual dan estetik yang berkesan. Masjid ini selalu terbuka bagi jamaah dan pengunjung yang ingin menikmati suasana religius yang tenang dan menyejukkan.

Keistimewaan yang dimiliki Masjid Raya Bani Umar menjadikannya lebih dari sekadar tempat ibadah. Dengan berbagai fasilitas dan kegiatan yang ditawarkan, masjid ini juga berfungsi sebagai pusat dakwah, pendidikan, dan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi banyak orang.

Baca Juga: Kemenag Siapkan Ribuan Posko Masjid untuk Mudik Lebaran 2025 di 23 Provinsi, Ini Daftar Sebaran Titiknya!

Editor : Candra Mega Sari
#tangerang selatan #Masjid Raya Bani Umar #tempat ibadah #religius