Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Waspada Demam Berdarah! Sudah 200 Kasus DBD Ada di Tangsel, Kecamatan Pondok Aren Terbanyak

Muhtamimah • Rabu, 26 Maret 2025 | 15:54 WIB
Petugas melakukan pengasapan atau fogging untuk mencegah penyebaran demam berdarah dengue (DBD).
Petugas melakukan pengasapan atau fogging untuk mencegah penyebaran demam berdarah dengue (DBD).

JawaPos.com- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan mencatat jumlah Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Tangsel sudah 200 kasus. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinkes Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar.

Allin mengungkapkan, dari 200 kasus DBD paling banyak ada di Kecamatan Pondok Aren yakni 43. Kemudian Ciputat Timur 39, Ciputat ada 35, dan Serpong ada 32.

"Selanjutnya Kecamatan Pamulang ada 29 kasus, Serpong Utara ada 15 kasus dan Setu ada 7 kasus," ungkapn Allin di Puspemkot Tangsel, Ciputat (24/3).

Allin menuturkan, dari 200 kasus jumlah penderita laki-laki yang terkena sebanyak 114 dan perempuan sebanyak 86. Berdasarkan data dan analisa 5 tahun terakhir di Kota Tangsel, trend kasus DBD akan mengalami peningkatan di Desember, Januari, Februari, Maret sampai April. 

"Dinkes telah melakukan upaya pencegahannya dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3 M plus dengan program Gerakan 1 Rumah 1 juru pemantu jentik (Jumantik)," tuturnya.

Sedangkan untuk pemutusan mata rantai penularan, lanjut Allin, dengan cara melakukan penyemprotan fogging untuk wilayah yang terjadi penularan kasus DBD berdasarkan Penyelidikan Epidemiologi (PE) yang dilakukan oleh petugas puskesmas dibantu dengan koordinator jumantik di setiap wilayah. Ditambahkannya, masyarakat juga bisa melakukan antisipasi dengan melakukan upaya PSN dengan 3 M plus.

"Yakni menguras, menutup dan mendaur ulang. Partisipasi juga diperlukan dalam Gerakan 1 rumah 1 jumantik (G1R1J) dirumahnya masing-masing. Minimal satu minggu sekali," tutup Allin.

Editor : Hendra
#tangerang selatan #tangsel #demam berdarah #demam berdarah dengue #demam berdarah dengue (DBD) #dbd