JawaPos.com – Debat publik kedua Pasangan Calon (Paslon) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel dimulai malam ini pukul 19.00 pada Kamis (21/11/2024) yang digelar di Studio Kompas TV, Jakarta.
Debat kali ini mengusung tema "Tangsel Membangun untuk Memperkokoh NKRI” yang dimoderatori oleh Radi Saputro dan Nitia Anisa.
Kemiskinan di Tangerang Selatan (Tangsel) berada di angka 2,3% terendah di Provinsi Banten dan salah satu yang terendah di Nasional menurut data Badan Pusat Statistik (BPS).
Kesenjangan ekonomi di kota Tangsel dapat menyebabkan terjadinya gesekan bahkan konflik di antara kelompok masyarakat dengan perbedaan pendapatan.
Dampaknya terlihat dari perebutan lahan seperti lahan parkir, munculnya kekerasan fisik, hingga meningkatnya jumlah pengemis, pengamen, dan manusia silver di jalanan.
Menanggapi hal tersebut, Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, Benyamin–Pilar mengusung program D3, yaitu Dilatih, Disertifikat, dan Ditempatkan guna mengatasi persoalan ekonomi yang mengakibatkan gesekan pada warga Tangerang Selatan.
“Kita akan memberikan dorongan kerja melalui program D3, Dilatih, Disertifikat, dan Ditempatkan. Program ini menyentuh masyarakat terutama kaum muda di Tangsel sehingga bagaimanapun konflik yang terjadi berujung pada persoalan ekonomi,” ujar Benyamin.
Calon Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan juga menambahkan terkait regulasi lahan parkir secara on street maupun off street yang telah disusun bersama dengan DPRD.
“Dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) terbaru ini, aturan semakin diperketat agar orang yang memarkirkan di lahan luar bisa diseragamkan dan masuk ke dalam perusahaan. Sehingga hasil dari lahan parkir tersebut dapat menjadi retribusi daerah yang akhirnya memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak,” tambah Pilar.
Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, Benyamin-Pilar terus berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan kemiskinan di Tangerang Selatan. Salah satunya adalah dengan meningkatkan akses pendidikan hingga perguruan tinggi.
Dengan fokus ini, generasi muda dapat memiliki keterampilan dan pengetahuan yang cukup untuk mencari nafkah secara mandiri. Target utamanya adalah menciptakan masyarakat Tangsel yang mandiri, makmur, dan terlepas dari kemiskinan seutuhnya.
Editor : Hendra