Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah Bakal Resmikan 12 Kawasan Perumahan hingga Januari 2025, Termasuk di Tangerang Selatan

R. Nurul Fitriana Putri • Kamis, 21 November 2024 | 13:00 WIB

Ilustrasi - Foto udara area perumahan di kawasan Tangsel. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Ilustrasi - Foto udara area perumahan di kawasan Tangsel. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menargetkan bisa menggelar peresmian sebanyak 12 kawasan perumahan hingga Januari 2025. Ini dilakukan untuk mendukung program 3 juta rumah per tahun era Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah mengatakan peresmian ini termasuk juga dengan beberapa groundbreaking perumahan di sejumlah wilayah sebagai bentuk program 100 hari kerja Kementerian PKP.

Adapun rencananya, peresmian tersebut terbagi menjadi 6 di selama Desember 2024 yang berlokasi di Medan, Jakarta, Bogor, Palembang, Bandung, dan Tangerang Selatan (Tangsel).

"Sedangkan 6 peresmian di bulan Januari 2025 yang berlokasi di Jakarta, Medan, Palembang, Bogor, Karawang dan Depok," kata Fahri Hamzah dalam keterangannya di Jakarta, ditulis Kamis (21/11).

Baca Juga: Rumah Gratis Dibangun di Tanah Sitaan Koruptor 1.000 Hektare Banten, Menteri PKP Maruarar Sirait Izin Kejaksaan Agung

Dia juga menjelaskan, ada beragam rumah yang akan diresmikan selama dua bulan ke depan. Mulai dari rumah susun yang berada di dekat kawasan transit oriented development (TOD) hingga rumah dengan skema rent to own.

"Lokasi-lokasi peresmian tersebut terdiri Kawasan Orientasi Transit (TOD), Perumahan Skala Besar, Hunian Berimbang, Urban Renewal, Hunian Transmigran, Green Housing serta Rent to Own," jelasnya.

Lebih lanjut, dia juga menyebut dalam pembangunan dan penyediaan rumah rakyat diperlukan analisis lokasi yang cukup, sehingga rumah yang sudah dibangun dipastikan terhuni. 

"Tempatnya di mana, siapa yang paling cocok tinggal di situ, jika menjadi milik berarti konsepnya berbeda sehingga perlu analisis untuk pengambilan keputusan. Karena di satu sisi ada banyak orang yang tidak memiliki rumah atau tidak layak, sedangkan terdapat rumah layak dengan lokasi yang bagus tapi tidak dihuni," lanjut Wamen Fahri.

Sementara itu, terkait ketersediaan lahan serta Rumah Siap Huni, Dirut Perumnas Budi Saddewa Soediro menyampaikan bahwa saat ini Perumnas memiliki sekitar 7.063 unit rumah siap huni.

Secara lokasi tersebar di pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan NTT. Selain itu terdapat lahan yang siap dikerjasamakan (quick win) dengan total luas sekitar 344 Ha yang tersebar di 33 lokasi. 

"Pada prinsipnya, Perumnas siap apapun yang tugaskan pada pemerintah" ujar Direktur Utama Perumnas dalam menanggapi tantangan program 3 Juta Rumah," pungkas Budi.

Ilustrasi pembangunan perumahan. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Ilustrasi pembangunan perumahan. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

Baca Juga: Perpanjang Insentif Perumahan dan Kendaraan Listrik sampai 2025, Pemerintah Bebaskan PPN-PPnBM untuk Genjot Daya Beli

Editor : Hendra
#tangerang selatan #perumahan #tangsel #menteri #fahri hamzah