JawaPos.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Tangerang Selatan (Tangsel) bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Tangsel untuk mempublikasikan buku nasihat tokoh agama sebagai wujud upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Tangsel (4/11/2024).
Cahyadi selaku Kepala DP3AP2KB Tangsel menjelaskan bahwa buku ini akan dijadikan referensi dalam kegiatan dakwah atau pembinaan umat lintas agama di Tangerang Selatan. Hal ini dikarenakan upaya-upaya sebelumnya dinilai belum tersebar secara merata.
“Berbagai upaya dalam bentuk sosialisasi, penyuluhan, pelatihan dan bimtek telah dilakukan. Namun, belum dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya (5/11/2024).
Ahmad Rifaudin selaku Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel juga mengatakan bahwa tidak ada agama yang mentolerir bentuk kekerasan apapun. Malah, seharusnya agama menjadi landasan untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak
“Bagaimana kita dapat terus membenahi diri dan membentengi diri untuk tidak melakukan hal-hal yang dilarang oleh agama, hukum, maupun norma-norma yang berlaku,” kata Ahmad.
Menurut Ahmad, Islam sebagai salah satu agama yang diakui di Indonesia, mengajarkan tentang keluarga yang jauh dari kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi. Oleh sebab itu, sudah menjadi peran tokoh agama untuk menyebarluaskan pandangan untuk membangun keluarga yang harmonis kepada masyarakat.
Editor : Hendra