Sejarah dan Penjelasan Singkat Perusahaan Pembangunan Jaya, Tulang Punggung Pembangunan Tangsel
Ibnu Baihaqi• Senin, 30 September 2024 | 10:22 WIB
Kawasan Bintaro Jaya karya PT Pembangunan Jaya. (Dok. PJ)
JawaPos.com - PT Pembangunan Ibu Kota Jakarta atau yang sekarang dikenal sebagai PT Pembangunan Jaya berdiri pada tanggal (3/9/1961). Gubernur Jakarta pada saat itu mendapatkan mandat dari Presiden Soekarno untuk merevitalisasi Jakarta. Pihak swasta turut memberikan andil dalam projek tersebut karena keterbatasan dana pemerintah.
Karena terjadi kerja sama modal pemerintah dan pihak perusahaan, maka pemprov Jakarta berhak atas saham sebesar 40%. Pembangunan Jaya memberikan andil dalam membangun kota metropolitan yang sekarang kita kenal.
Saat itu, tugas pertama mereka adalah membereskan Pasar Senen yang semrawut. Dengan menata kembali pasar teramai di Jakarta, diharapkan mampu memperlancar roda perekonomian juga.
Perusahaan Pembangunan Jaya yang bekerja sama dengan pemerintah mampu menyulap pasar Senen yang kumuh menjadi pasar modern yang nyaman bagi penjual maupun pembeli. Bisa dibilang ini adalah Public Private Partnersip pertama di Indonesia. Dengan pengalaman tersebut, perusahaan ini semakin mantap untuk berbisnis di bidang konstruksi dan infrastruktur.
Grup Jaya memiliki berbagai unit bisnis yang hampir semuanya memiliki korelasi dengan konstruksi dan infrastruktur. Pertama ada PT Jaya Real Property Tbk. yang berfokus pada pembangunan perkotaan.
Selanjutnya PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama, Tbk yang bergerak di bidang konstruksi. Unit bisnis perdagangan dan material bangunan Grup Jaya digerakkan oleh PT Jaya Trade Indonesia. Berikutnya ada bisnis konsultan konstruksi, yang dipegang oleh PT Arkonin.
Cita-cita pendiri Pembangunan Jaya, yaitu Ir. Ciputra adalah terus berkembang di bidang sarana dan prasarana. Itu menjadi salah satu alasan utama mengapa Grup Jaya terus bertahan dan eksis di bidang infrastrukstur.
Alasan lainnya karena bisnis ini adalah bisnis yang tidak pernah mati, karena manusia akan terus membutuhkan bangunan. Apalagi dengan perkembangan teknologi, dan semakin terbatasnya lahan, maka kebutuhan akan penataan kota semakin bertambah.
Hingga saat ini, Pembangunan Jaya bisa dikatakan sebagai salah satu tulang punggung pembangunan di Tangerang Selatan (Tangsel), kawasan penyangga Jakarta yang berlokasi strategi dengan segala fasilitas umum dan transportasi publik yang lengkap.