JawaPos.com - Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menggelar rapat strategis membahas pembaruan dan perluasan kerja sama di bidang pendidikan dan beasiswa LPDP.
Rapat dibuka oleh Rektor UIN, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., yang mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dan berharap agar terus dikembangkan. Ia menegaskan bahwa kerja sama yang telah terjalin sejak 2021 ini sangat efektif dan perlu terus ditingkatkan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi mahasiswa dan lembaga. “Kerja sama yang telah terjalin sejak 2021 ini membuahkan hasil yang positif,” ungkap Asep.
Usai sambutan Rektor, perwakilan LPDP memberikan gambaran umum mengenai beasiswa yang tersedia bagi mahasiswa UIN Jakarta. LPDP menyediakan beasiswa melalui tiga skema utama, yaitu beasiswa afirmatif, beasiswa bertarget, dan beasiswa umum/prioritas. Tahun lalu, LPDP telah memberikan beasiswa kepada 9.000 mahasiswa, sehingga jumlah penerima beasiswa menjadi 49.000 sejak 2013.
Pertemuan tersebut juga membahas program beasiswa kerja sama antara LPDP, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), dan Kementerian Agama (Kemenag). Kemitraan ini melibatkan desain program oleh Kemendikbudristek dan Kemenag, sementara LPDP menyediakan dukungan dana untuk beasiswa tersebut.
Pada segmen penutup, perwakilan LPDP menegaskan kembali komitmennya untuk memberikan beasiswa bagi 10 program magister dan doktor di UIN Jakarta yang telah meraih status akreditasi “A”. Yang terpenting, tidak ada batasan jumlah penerima. Hingga saat ini, UIN Jakarta memiliki 145 penerima beasiswa LPDP, dengan 73,1% terdaftar di program magister dan 26,9% menempuh pendidikan doktor.
Sumber: Pusat informasi dan Humas UIN