Ledakan Pasar Cimanggis Bukan Bom, Polda Metro Tunggu Hasil Lab Forensik

Antara • Dipublikasikan Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:21 WIB
Polda Metro Jaya memastikan ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, bukan disebabkan bom atau bahan peledak. Penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik. (Dok. Antara)
Polda Metro Jaya memastikan ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, bukan disebabkan bom atau bahan peledak. Penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik. (Dok. Antara)

JawaPos.com - Polda Metro Jaya memastikan ledakan yang terjadi di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pada Rabu (14/10) bukan disebabkan bom maupun bahan peledak lainnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, kepastian tersebut berdasarkan pemeriksaan tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Satbrimob Polda Metro Jaya.

"Terkait tentang ledakan, kita yakini bahwa hasil dari tim Jihandak Satbrimob Polda Metro Jaya menyatakan tidak ada bom, bukan bom dan bukan bahan peledak," kata Budi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (20/10).

Meski memastikan insiden tersebut bukan akibat bom, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab pasti ledakan. Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri.

Budi menjelaskan, pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk memastikan apakah ledakan atau kebakaran tersebut berkaitan dengan gas LPG atau gas etilen.

"Saat ini kita masih menunggu hasil laboratorium forensik tentang gas. Apakah itu gas LPG ataupun gas etilen yang menyebabkan terjadinya ledakan ataupun kebakaran," ujarnya.

Polisi Selidiki Kemungkinan Kelalaian

Selain menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab ledakan tersebut.

Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui apakah insiden itu mengandung unsur kesengajaan atau terjadi akibat kelalaian.

"Ini masih dilakukan penyelidikan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya apakah ada unsur kesengajaan ataupun kelalaian. Ini pasti akan kami sampaikan kembali," ucap Budi.

Menurut dia, hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan menjadi bagian penting untuk mengungkap penyebab insiden secara ilmiah. Polisi menyatakan akan menyampaikan perkembangan penanganan perkara setelah hasil pemeriksaan diperoleh.

Dua Orang Meninggal Dunia

Ledakan di Pasar Cimanggis mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan 11 lainnya mengalami luka-luka. Berdasarkan data sementara yang disampaikan kepolisian, total terdapat 13 korban.

Sebanyak lima korban dirawat di RS Sari Asih, lima korban lainnya di RSUD Tangerang Selatan, dan tiga korban di RS Fatmawati.

Dari 11 korban luka, empat orang mengalami luka berat, sedangkan tujuh lainnya mengalami luka ringan.

Budi menegaskan, penanganan dan pemulihan para korban menjadi salah satu fokus utama kepolisian di tengah proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab ledakan.

Hingga kini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan Puslabfor Bareskrim Polri untuk memastikan sumber ledakan di Pasar Cimanggis tersebut.

Editor : Hendra
Sumber : Antara
Ledakan Pasar Cimanggis Lab Forensik tangerang selatan polda metro jaya ciputat