JawaPos.com - Dunia saat ini sedang menghadapi beragam masalah. Mulai dari krisis moral, sosial, politik, lingkungan, hingga spiritual. Termasuk kondisi keagamaan yang semakin sekuler. Beragam persoalan dunia tersebut menjadi sorotan mantan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj.
Dia mengatakan saat ini diperlukan upaya membangun koneksi ruhani yang mendalam dengan Allah. "Di tengah dunia yang semakin tersekularisasi," katanya dalam diskusi Agenda Allah Berbasis Mubasyirat (Mimpi Benar), Menuju Masa Depan yang Dituntun oleh Langit yang diselenggarakan Majelis Gerakan Akhir Zaman (Gaza).
Di forum itu, Kiai Said mengajak umat Islam untuk tidak memisahkan antara spiritualitas dan intelektualitas dalam membangun masa depan. “Kita tidak bisa hanya mengandalkan rasio dan data teknokratik," katanya.
Kiai Said menuturkan Islam mengajarkan umatnya untuk juga mendengarkan suara batin, ilham, dan petunjuk Allah. Baginya kombinasi antara akal, wahyu, dan ruhani adalah kunci kejayaan peradaban Islam sepanjang sejarah.
Dia lantas menyampaikan tradisi mubasyirat bukan hal baru dalam Islam. "Justru sejak zaman Nabi, mimpi benar menjadi salah satu sarana komunikasi ilahiyah," katanya. Kiai Said mengatakan dalam konteks hari ini, ketika suara langit nyaris tak terdengar di ruang publik, forum seperti itu menjadi sangat penting. Khususnya untuk menghidupkan kembali dimensi spiritual dalam pengambilan keputusan umat dan bangsa.
Dalam kesempatan yang sama Ketua Majelis Gaza R. Diki Candra Purnama memaparkan hasil kompilasi lebih dari 1.700 mimpi benar dari berbagai penjuru dunia, yang telah dianalisis dan ditakwil berdasarkan Al-Qur’an, hadits, dan kaidah tafsir mimpi oleh para ulama. Mimpi-mimpi ini menunjukkan pola spiritual yang konsisten tentang dinamika akhir zaman.
Dia menjelaskan ada lima fase utama akhir zaman yang teridentifikasi yaitu Fase Peringatan Global (2001–2010) – bencana alam dan peristiwa besar dunia. Kemudian Fase Fitnah dan Kegelapan (2011–2020) – maraknya konflik, disinformasi, dan kekacauan spiritual.
Lalu Fase Cahaya Timur (2021–2025) – munculnya harapan spiritual dari wilayah Timur, khususnya Indonesia. Berikutnya Fase Krisis Terbuka dan Pertarungan Akhir (2025–2028) – masa ujian puncak umat manusia. Dan terakhir Fase Kemenangan Ruhani (2029–2033) – era keemasan Islam berdasarkan cahaya dan petunjuk langit.
Kesimpulan penting forum itu adalah peran sentral Indonesia dalam peta akhir zaman. Berdasarkan mimpi-mimpi yang terkumpul, Indonesia digambarkan sebagai Cahaya dari Timur yang akan menjadi pusat kebangkitan ruhani global.
“Banyak mimpi menunjukkan bahwa Indonesia adalah benteng terakhir Islam, pusat hijrah ruhani, dan poros penyelamat peradaban akhir zaman,” terang ketua panitia dialog Ahmad Abdul Qohar.
Editor : Hendra