Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Korlantas Polri Lakukan Rekayasa Lalin Bertahap

Ilham Dwi Ridlo Wancoko • Minggu, 6 April 2025 | 20:10 WIB

Ilustrasi suasana contraflow arus balik.
Ilustrasi suasana contraflow arus balik.
 

JawaPos.com - Puncak arus balik diprediksi terjadi kemarin (5/4) dan hari ini (6/4). Korlantas Polri sesuai instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berupaya melakukan rekayasa lalu lintas bertahap. Kelelahan pemudik menjadi pertimbangan. 

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menuturkan bahwa Kapolri menekankan bahwa perlu penambahan penebalan personil, agar supaya arus balik ini berjalan dengan baik dan pemudik bisa terlindungi. Maka, personel dari Sabhara, personil fungsi lalu lintas dikerahkan di ruas jalan tol, tempat wisata, dan jalan arteri. "Termasuk juga bapak Kapolri memerintahkan pergelaran sarana dan prasarana, dari kendaraan-kendaraan dinas," terangnya. 

Hal itu karena arus balik memiliki situasi yang beda, karena masyarakat pemudik yang balik kondisinya mungkin sudah lelah, sudah capek, kondisi psikologisnya beda. 

"Sudah capek dan lain sebagainya, perjalanannya jauh, sudah selesai lebaran, sudah selesai ke wisata, Bapak Kapolri menghendaki sepanjang jalan itu ada siaga anggota, semua itu dipertebal kekuatannya," jelasnya. 

Karena itu pula petugas berupaya untuk memecah arus dan Korlantas Polri dengan jajaran sepakat untuk melakukan rekayasa bertahap. Tahap pertama adalah tentunya alih arus, baik itu di jalan tol dan non tol. Yang kedua adalah contraflow, contraflow itu diberlakukan dari KM 70 sampai 47 sampai 36. Contraflow 2 lajur, karena bangkitan arus sudah nampak mulai Jumat sore," tuturnya. 

Jadi mulai 3 April, Korlantas Polri sudah melakukan one way lokal arus balik. "Ya, jangan salah ya, one way lokal arus balik dari KM 188 sampai KM 70. Itu tahap pertama," jelasnya.

Lalu, 4 April, melakukan lagi one way lokal ketika bangkitan arus cukup tinggi. Berdasarkan informasi laporan dari Dirlantas Jawa Tengah ada bangkitan cukup tinggi. "Kami perpanjang lagi one way lokal arah balik arus balik itu dari KM 219 sampai ke Km 70. Sehingga Km 70 yang ke arah Jakarta masih kita berlakukan contraflow," terangnya. 

Yang jelas, lanjutnya, sesuai pesan Kapolri kepada Korlantas agar betul-betul melayani masyarakat. Karena operasi ketupat itu adalah operasi kemanusiaan yang terpenting itu adalah aman dan selamat. "Dengan tagline Pak Kapolri bahwa mudik aman, keluarga nyaman, balik juga aman tentunya selamat sampai tujuan," urainya

Sementara Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menemui Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X di Keraton Kilen, Yogyakarta, Sabtu (5/4). Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran serta memastikan penanganan arus balik Lebaran 2025 dari dan menuju Jogjakarta. 

"Seperti saat penanganan arus mudik lalu, pada arus balik lebaran ini kami memperkuat koordinasi untuk memastikan kelancaran perjalanan masyarakat dari Jogjakarta kembali menuju daerah asalnya," ujar Menhub Dudy.

Dari survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub diperkirakan puncak arus balik akan berlangsung pada tanggal 5 s/d 6 April 2025. Dari hasil survei ini pula, terminal Giwangan menjadi terminal tujuan terpadat pemudik. Sementara Stasiun Tugu Jogjakarta menjadi stasiun tujuan terpadat.

Di samping itu, Jogjakarta juga menjadi kota tujuan favorit pemudik yang ingin melakukan perjalanan wisata. Tempat wisata favorit di Jogjakarta antara lain kawasan Malioboro, Kraton Jogjakarta, Pantai Parangtritis dan Pantai Glagah. 

Maka perlu dilakukan koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. 

"Kami berterima kasih dan mengapresiasi dukungan serta kerjasama pemerintah DIJ juga Polda dan semua pihak yang telah menyiapkan dan melaksanakan angkutan lebaran dengan sangat baik, seperti menyiapkan Posko Angkutan Lebaran, pengaturan dan rekayasa lalu lintas serta kesiapan jalur alternatif, antisipasi mobilitas jumlah wisatawan, termasuk tempat penginapan dan lokasi wisata, serta penyediaan informasi dan sosialisasi," terangnya. 

Editor : Hendra
#polri #korlantas #arus balik