Namun, baru-baru ini, Blake Lively dituduh memanfaatkan Taylor Swift dalam kasus hukumnya dengan Justin Baldoni, seperti yang dilaporkan oleh Daily Mail pada Senin (3/1).
Salah satu indikasi keterlibatan Swift adalah pengakuan Lively bahwa perubahan naskah dalam film 'It Ends with Us', khususnya adegan pertemuan Lily dan Rylee di atas atap, disetujui oleh suaminya dan juga Taylor Swift.
Seiring dengan membesarnya kasus antara Blake Lively dan Justin Baldoni, Taylor Swift memilih untuk tidak ikut campur dalam perseteruan sahabatnya itu demi menjaga nama baiknya.
"Untuk saat ini Taylor memilih mundur dari Blake Lively karena dia tidak ingin terjerat kasus tersebut lebih dalam, Taylor akan lebih fokus terhadap karier dan kehidupan pribadinya untuk menjaga agar semua tetap baik sebagaimana mestinya," ungkap salah satu sumber.
Salah satu sumber juga menegaskan bahwa Taylor Swift tidak seharusnya terlibat dalam kasus hukum Blake Lively serta persahabatan keduanya tidak ada kaitannya dengan kasus itu.
"Taylor seharusnya tidak terlibat sama sekali dalam hal ini. Dia hanya akan mengunjungi Blake dan Ryan karena hubungan persahabatan tidak lebih dari itu," imbuh salah satu sumber.
Sementara itu, dalam upaya untuk membagikan pembelaan sesuai versinya, Justin Baldoni berusaha memberikan informasi secara transparan kepada publik di tengah pertempuran hukumnya.
Dimana Justin Baldoni resmi meluncurkan situs web yang berisi bukti-bukti pengaduannya yang ditujukkan untuk Blake Lively.
Terdapat isi dokumen dari situs yang dirilis Baldoni mengungkapkan bahwa Lively mengancam bila Baldoni menggunakan salah satu lagu Swift pada trailer resmi film 'It Ends with Us'.
Baldoni merasa bahwa Lively memanfaatkan persahabatannya dengan Swift untuk keuntungan komersial.
Editor : Candra Mega Sari