Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

400 Penonton DWP dari Malaysia Diduga Jadi Korban Pemerasan Oknum Polisi, Total Rp 32 Miliar

Sabik Aji Taufan • Jumat, 20 Desember 2024 | 14:54 WIB

 

 

Suasana Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024. (Instagram djakartawarehouseproject)
Suasana Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024. (Instagram djakartawarehouseproject)

JawaPos.com - Sekitar 400 penonton Djakarta Warehouse Project (DWP) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, yang mayoritas berasal dari Malaysia, mengaku menjadi korban pemerasan oleh oknum anggota Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Para korban diduga dimintai uang hingga total 9 juta ringgit Malaysia atau sekitar Rp 32 miliar.

Pemerasan ini dilakukan dengan modus tes urine. Bahkan, sejumlah WNA dilaporkan sempat ditahan paspornya oleh pelaku. Kasus ini menjadi sorotan publik dan kini tengah dalam penyelidikan intensif oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Metro Jaya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengarahkan pihak-pihak yang ingin mengetahui detail kasus untuk menghubungi Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. "Koordinasi dengan Narkoba Polda," ujarnya singkat.

Penyelidikan oleh Polda Metro Jaya
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, memastikan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dan telah memulai penyelidikan. "Polda Metro Jaya saat ini sedang melakukan pendalaman oleh Bid Propam," kata Ade, Kamis (19/12/2024).

Ade menegaskan bahwa Polda Metro Jaya akan mengambil langkah tegas terhadap oknum yang terbukti melakukan pelanggaran. "Polda Metro Jaya tidak pandang bulu terhadap siapa pun pelakunya. Kami akan memproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku secara proporsional dan profesional," tambahnya.
Kasus ini menimbulkan kekhawatiran, terutama di kalangan penonton internasional yang datang ke Indonesia untuk menghadiri acara musik berskala besar seperti DWP. Dengan jumlah korban mencapai ratusan orang dan dugaan kerugian yang begitu besar, masyarakat berharap aparat kepolisian bertindak cepat dan transparan dalam menyelesaikan kasus ini.

Komitmen Penegakan Hukum
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh dan terbuka. Langkah tegas terhadap pelanggaran oleh oknum anggota diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Kasus ini menjadi pelajaran penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan, terutama dalam acara besar yang melibatkan penonton dari dalam dan luar negeri.

Editor : Dhimas Ginanjar
#dwp #malaysia #polisi