JawaPos.com - Ramadhan sebenarnya bukan cuma tentang menahan lapar dan haus, tapi juga momen tepat untuk menjaga tubuh tetap fit. Jangan sampai puasa jadi alasan untuk rebahan total, ya!
Riset memang menunjukkan bahwa energi kita cenderung terbatas saat berpuasa, namun terlalu banyak diam justru akan membuat metabolisme melambat dan badan terasa semakin lemas.
Cobalah olahraga ringan seperti jalan kaki santai atau yoga. Aktivitas fisik sederhana ini efektif untuk melancarkan sirkulasi darah dan menjaga kesehatan jantung tanpa menguras cadangan energi secara drastis.
Mengutip dari laman Ministry of Health, berikut adalah 7 jenis olahraga aman yang bisa kamu lakukan agar tetap bugar dan produktif selama bulan Ramadhan:
1. Jalan Kaki Santai
Olahraga pertama yang aman dilakukan saat berpuasa adalah jalan kaki santai. Hal ini disebabkan karena olahraga ini tidak memerlukan intensitas tinggi dan sangat fleksibel waktunya.
Anda bisa berjalan santai sebelum berbuka atau setelah tarawih untuk menjaga sirkulasi darah dan mencegah otot kaku dalam tubuh. Uniknya beberapa penelitian menunjukkan bahwa berjalan ringan bisa membantu metabolisme tubuh tetap aktif meskipun sedang berpuasa.
2. Peregangan Ringan (stretching)
Peregangan adalah gerakan ringan yang membantu menjaga fleksibilitas otot dan mencegah kram, terutama saat tubuh sedang beradaptasi dengan pola puasa yang baru.
Selain itu, peregangan adalah salah satu olahraga yang bisa dilakukan kapan saja mulai dari sahur hingga menjelang berbuka dan sangat bermanfaat untuk mengurangi ketegangan otot dari aktivitas harian atau duduk terlalu lama.
3. Bersepeda Ringan atau Statis di Rumah
Olahraga ketiga yang aman dilakukan saat kondisi berpuasa adalah bersepeda ringan di luar rumah atau menggunakan sepeda statis di rumah.
Olahraga ini bisa membantu meningkatkan sirkulasi darah dan fungsi jantung tanpa harus membuat tubuh terlalu lelah apalagi jika dilakukan menjelang berbuka puasa.
4. Yoga Ringan
Yoga ringan termasuk olahraga yang sangat cocok dilakukan saat puasa karena dapat menjaga fleksibilitas tubuh sekaligus menenangkan pikiran.
Yoga juga fokus pada postur tubuh dan pernapasan sehingga bisa membantu tubuh tetap energik dan pikiran lebih tenang selama menjalani puasa.
Terakhir, yoga juga bisa membantu mengurangi stres yang kadang muncul karena perubahan rutinitas harian.
5. Latihan Kekuatan Tubuh
Latihan kekuatan ringan seperti squat atau push up ringan tetap bisa dilakukan saat Ramadhan tetapi tetap disarankan dilakukan setelah berbuka puasa untuk menghindari dehidrasi dan kelelahan.
Latihan kekuatan tubuh ini membantu mempertahankan massa otot dan menjaga kebugaran tubuh tanpa beban berat sehingga tetap aman dilakukan bagi pemula maupun yang sudah terbiasa berolahraga.
6. Jalan Kaki Cepat
Jalan kaki cepat adalah salah satu latihan ringan yang lebih aktif daripada jalan santai namun tetap aman dilakukan saat berpuasa jika waktunya yang dipilih secara tepat seperti menjelang berbuka puasa.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa aktivitas ringan seperti jalan kaki cepat bisa membantu penggunaan lemak sebagai sumber energi tubuh ketika glikogen sudah sedikit sehingga sangat cocok dan bermanfaat dalam menjaga komposisi tubuh selama puasa.
7. Aktivitas Fisik dari Ibadah (Tarawih)
Bulan suci Ramadhan tentu sangat identik dengan ibadah shalat tarawih. Ternyata ibadah Tarawih ini termasuk gerakan fisik yang bermanfaat bagi kesehatan karena melibatkan berdiri, rukuk dan sujud yang bisa membantu sirkulasi darah dan fleksibilitas tubuh.
Walaupun tidak dianggap sebagai olahraga formal namun aktivitas fisik ini bisa memberikan efek positif karena melatih tubuh tetap bergerak setiap hari selama bulan puasa.
Editor : Candra Mega Sari