JawaPos.com - Lebaran telah berlalu lebih dari seminggu, namun sebagian dari kita masih menikmati hasil pemberian Lebaran, seperti THR bagi yang sudah bekerja maupun angpao untuk pelajar. Sayangnya, uang tersebut sering kali cepat habis hanya dalam waktu singkat.
Kebiasaan ini bisa berdampak buruk pada kondisi keuangan, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Untuk itu, penting mengetahui cara yang tepat dalam mengelola uang Lebaran. Berikut ini lima tips praktis dalam mengelola uang hasil Lebaran agar lebih bijak. Simak penjelasannya selengkapnya.
1. Membuat Anggaran Baru
Langkah pertama yang dapat kamu lakukan adalah dengan membuat anggaran baru. Cara tersebut merupakan salah satu tindakan efektif yang kamu lakukan dalam mengelola keuangan secara bijak pasca-Lebaran. Dilansir dari prudentialsyariah.co, untuk mencapai pengelolaan finansial kamu dengan baik, kamu dapat membuat anggaran baru yang lebih realistis untuk waktu yang akan datang setelah Lebaran.
Nah, anggaran baru tersebut harus meliputi semua pengeluaran kamu seperti tagihan, cicilan, dan kebutuhan harian. Selanjutnya, kamu juga harus membuat anggaran baru dari sebagian pemasukanmu untuk ditabung atau diinvestasikan agar keuangan kamu tetap terjaga. Itu merupakan langkah pertama yang dapat kamu lakukan dalam mengelola uang dengan baik.
2. Menghindari Pengeluaran Tidak Perlu
Sering kali kita melakukan pengeluaran berdasarkan keinginan, bukan kebutuhan, dan tanpa perencanaan keuangan yang matang. Ini biasanya dipicu oleh rasa FOMO atau keinginan untuk "balas dendam" membeli barang yang sebelumnya belum bisa dimiliki sebelum menerima uang hasil Lebaran. Namun, jika perilaku ini tidak dikendalikan, bisa berdampak negatif dan membuat kondisi keuangan jadi tidak stabil.
Masih dilansir dari prudentialsyariah.co, kamu dapat menghindari perilaku konsumtif tersebut dengan mengevaluasi kembali kebutuhan dan keinginanmu sebelum membeli. Selain itu, kamu juga mempertimbangkan ulang dalam menunda pembelian barang-barang yang tidak begitu penting atau mencari alternatif yang lebih ekonomis. Langkah ini dapat membantu dalam menghemat pengeluaran dan menjaga kondisi finansial kamu.
3. Tentukan Tujuan Keuangan Jangka Pendek dan Panjang
Dalam mengatur keuangan, menentukan tujuan finansial jangka pendek dan jangka panjang merupakan langkah yang sangat penting. Hal ini juga berlaku saat mengelola uang hasil Lebaran. Mengutip dari sumber yang sama, menetapkan target keuangan yang jelas, spesifik, dan realistis baik untuk waktu dekat maupun jangka panjang adalah cara efektif untuk mengelola keuangan pasca-Lebaran.
Tujuan ini dapat berupa untuk investasi jangka panjang, seperti membayar cicilan utang dan menabung untuk biaya liburan kamu. Bahkan kamu juga dapat sebagian hasil uang Lebaran kamu untuk keperluan Lebaran di tahun berikutnya. Oleh karena itu, dengan memiliki tujuan finansial dalam jangka pendek dan panjang yang baik dapat menjaga keuangan kamu menjadi lebih aman.
4. Menabung dan Investasi
Menabung dan investasi merupakan langkah yang sangat penting dalam keuangan pribadi seseorang. Dilansir dari manulife.co.id, kamu dapat berinvestasi ke beberapa instrumen investasi dengan risiko rendah. Instrumen tersebut dapat berupa SBN atau reksadana dengan sisa duit THR kamu (untuk yang sudah bekerja) atau angpao (untuk yang belum bekerja).
Kamu juga dapat mulai berinvestasi dengan jumlah yang tidak selalu besar. Jikka kamu melakukannya dengan konsisten maka dapat membuat kondisi keuangan kamu menjadi lebih baik dan efektif. Jadi, tidak ada salahnya bagi teman-teman untuk menyisihkan sebagian uang hasil Lebaran untuk ditabung dan diinvestasikan.
5. Menyediakan Dana Darurat
Dana darurat merupakan salah satu langkah finansial yang wajib kamu miliki. Mengapa? Karena dengan memiliki dana darurat maka kamu dapat membiayai hal-hal yang diluar rencana (sakit dan lainnya) tanpa perlu meminjam uang dari pihak lain. Masih dilansir dari situs yang sama, dengan dana darurat kamu dapat mengeluarkan dana tersebut untuk kebutuhan mendesak yang akan terjadi di masa depan.
Sementara itu, menurut blog.bankmega.com, dana darurat berfungsi sebagai "pelampung" yang bisa membantu saat menghadapi kondisi tak terduga. Oleh karena itu, kamu bisa mulai menyisihkan sebagian dari uang hasil Lebaran ke dalam rekening tabungan khusus. Tak perlu dalam jumlah besar—alokasi kecil secara rutin justru bisa meningkatkan motivasi kamu untuk terus menabung dan membangun dana darurat secara konsisten.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah