JawaPos.com - Di era digital saat ini, berbagi informasi menjadi begitu mudah. Platform media sosial memungkinkan kita untuk terhubung dengan orang lain di seluruh dunia dan berbagi setiap momen dalam hidup kita. Namun, di balik kemudahan ini, tersimpan bahaya yang disebut oversharing.
Oversharing merupakan sebuah tindakan dimana seseorang terlalu banyak memberikan informasi mengenai kehidupan pribadinya. Melansir dari laman Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara, perilaku ini dapat dicontohkan sebagai berikut:
- Terlalu memposting persoalan pribadi secara detail bahkan tentang hubungan pertemanan sekalipun
- Berlebihan dalam membagikan informasi terkait masalah percintaan
- Memposting detail masalah keluarga dalam media sosial
- Terlalu banyak mengungkapkan masalah pekerjaan secara detail
Sebuah studi oleh Ispos dalam Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara, mengemukakan adanya kecenderungan oversharing yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Dimana Indonesia menduduki di peringkat ke-2 sebagai negara dengan warga yang banyak membagikan pengalamannya dalam media sosial.
Tercatat ada sebanyak 15 % warga Indonesia yang membagikan berbagai hal dalam platform media sosial. Sedangkan bila dispesifikasikan, terdapat 35% orang Indonesia yang hanya membagikan hal-hal penting, 45% berbagai hal-hal tertentu saja, dan 5% tidak membagikan apapun di media sosial.
Berdasarkan kebiasaan itu, apakah oversharing memiliki dampak yang negatif?
Melansir dari Kanal Pengetahuan Psikologi UGM, dampak negatif dari oversharing adalah cyber bullying hingga terpicu untuk membanding-bandingkan diri.
Dalam konteks ini, cyber bullying dapat terjadi akibat tuaian negatif dari hal-hal pribadi yang diceritakan dalam media sosial. Informasi yang dapat dilihat secara publik ini mampu dengan cepat mendapat komentar yang tidak dapat dikendalikan.
Cara Mengatasi Oversharing
1. Tidak terlalu fokus pada diri sendiri
Selalu menganggap diri sendiri lebih penting dibandingkan lainnya dapat memicu oversharing. Penting untuk mengetahui bahwa setiap manusia juga memiliki masalah sehingga akan lebih baik bila bersikap terbuka secara emosional.
2. Membagikan Hal-Hal yang Positif
Cara mengatasi oversharing lainnya adalah dengan menampilkan hal-hal yang positif saja dalam media sosial. Selain memberikan kesan yang baik, langkah ini juga mendorong untuk tidak membagikan hal-hal yang buruk dalam hidup.
Editor : Candra Mega Sari