Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Jangan Salah Pilih! Pahami 6 Perbedaan Granit dan Keramik untuk Lantai Rumah Impianmu

Mohammad Haekal Hafiz • Kamis, 16 Januari 2025 | 13:30 WIB

Ilustrasi granit dan keramik untuk rumah
Ilustrasi granit dan keramik untuk rumah
JawaPos.com - Kita seringkali dihadapkan pada dilema ketika memilih bahan untuk membangun atau mendekorasi rumah. Kurangnya pemahaman tentang sifat dan karakteristik material dapat menyebabkan kesalahan pemilihan yang berakibat pada hasil yang tidak sesuai harapan.

Apalagi saat memilih lantai, kita harus perhatikan kekuatan dan tampilannya. Dikutip dari laman Dekoruma, granit menawarkan keindahan alami dengan variasi warna dan tekstur yang unika. Sedangkan keramik memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam hal desain dan pola.

Meskipun sering dianggap sama, lantai granit dan keramik memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Dilansir dari laman Demix.co, berikut adalah perbedaan keduanya,  agar kamu bisa memilih lantai yang paling cocok untuk rumahmu.

1. Daya serap

Keramik: Memiliki daya serap air di atas 0,5%. Oleh karena itu, sebelum pemasangan, keramik harus direndam dalam air untuk mencegah masalah seperti keramik popping atau terangkat.

Granit: Daya serapnya di bawah 0,5%, sehingga bisa langsung dipasang tanpa perlu direndam terlebih dahulu. Inilah keunggulan yang dimiliki oleh granit itu sendiri.

2. Material 

Keramik: Materialnya dibuat dari tanah liat atau tanah silikat. Prosesnya meliputi pembakaran dan pelapisan dengan bahan pengkilap atau glaze.

Granit: Terbuat dari batu alam jenis intrusif yang bersifat felsik dan igneus. Proses pembuatannya mencakup penambangan, penekanan, dan pembakaran pada suhu sangat tinggi untuk menghasilkan lembaran granit.

3. Permukaan

Keramik: Permukaannya dapat terlihat tidak rata karena penyebaran glaze yang tidak merata. Untuk pemasangan di rumah yang penuh dengan aestetik sangatlah kurang.

Granit: Memiliki permukaan yang lebih halus dan rata, berkat teknik tekanan dalam proses pembuatannya. Dengan permukaan seperti ini mampu membuat suasana rumah semakin berkesan.

4. Window frame

Keramik: Terdapat garis berwarna putih yang dikenal sebagai window frame di sekitar pinggiran keramik akibat tahap produksi yang berbeda.

Granit: Tidak memiliki window frame, sehingga menunjukkan proses pembuatannya yang sangat berbeda.

5. Cara Pembuatan

Keramik: Melalui proses pembentukan tanah liat atau tanah silikat yang dibakar pada suhu tinggi dan diberi glaze setelahnya.

Granit: Dibentuk melalui penekanan atau pressing dan pembakaran pada suhu tinggi untuk menghasilkan lembaran batu yang layak untuk digunakan.

6. Harga

Keramik: Harga untuk keramik ukuran 30x30 cm dengan kualitas standar biasanya dimulai dari 50.000 Rupiah per meter persegi.

Granit: Untuk granit ukuran 60x60 cm, harga biasanya dimulai dari 200.000 Rupiah per meter persegi. Untuk keramik maupun granit juga harga berbeda-beda di setiap tahunnya, tergantung stok dan kualitas yang tersedia.

Perbedaan yang mencakup aspek teknis hingga harga yang memengaruhi pilihan konsumen. Pemilihan antara keramik dan granit sangatlah bergantung pada kebutuhan, anggaran, serta preferensi estetika. Jika kam ingin lebih mendalam mengenai salah satu poin atau membutuhkan informasi tambahan, jangan ragu untuk bertanya kepada ahlinya.

Editor : Candra Mega Sari
#lantai #keramik #rumah #granit