Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Kenali Diaper Rash atau Ruam Popok pada Bayi Anda: Ketahui Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya

Amanda Zakiya Mufidatul Khoiroh • Rabu, 15 Januari 2025 | 20:30 WIB

Ilustrasi bayi yang sedang mengganti popok
Ilustrasi bayi yang sedang mengganti popok
JawaPos.com Diaper Rash atau ruam popok adalah iritasi dan peradangan kulit bayi akibat penggunaan popok. Ruam popok ditandai dengan kemerahan pada kulit bayi di daerah pantat, lipatan paha, dan kelamin bayi.

Meskipun banyak terjadi pada bayi, orang dewasa atau lansia yang menggunakan popok karena inkontinensia urine (kehilangan kemampuan untuk berkemih) ataupun inkontinensia alvi atau tinja (tidak mampu mengontrol buang air besar) juga dapat mengalaminya.

Ruam popok dapat terjadi karena berbagai hal, tetapi umumnya terjadi akibat paparan urine dan tinja yang terkumpul di dalam popok. Ruam popok juga dapat terjadi akibat popok yang terlalu ketat, infeksi bakteri, atau penyakit kulit. Seperti, dermatitis seboroik atau dermatitis atopik.

Dilansir dari laman alodokter.com, berikut beberapa penyebab terjadinya ruam popok, antara lain:

  1. Kontak terlalu lama dengan urine dan tinja di popok sehingga memicu iritasi pada kulit bayi yang sensitif.
  2. Gesekan, misalnya karena popok yang terlalu ketat.
  3. Tipe kulit sensitif.
  4. Iritasi terhadap produk yang baru digunakan, seperti sabun, bedak tabur bayi, detergen, atau bahan pelembut pakaian.
  5. Pengaruh jenis makanan baru, yang mengakibatkan perubahan komposisi tinja serta frekuensi buang air besar.
  6. Infeksi bakteri atau jamur, karena kulit tertutup popok terlalu lama sehingga menjadi lembap dan hangat. 

Gejala utama ruam popok adalah kulit bayi di area popok, seperti bokong dan paha, yang mengalami iritasi dan tampak memerah. Kulit ini juga bisa terasa hangat dan bengkak. Selain itu, bisa bersisik atau luka lepuh. Bayi sering rewel, terutama saat area yang terkena ruam dibersihkan atau saat popok diganti.

Umumnya, ruam popok dapat sembuh dengan sendirinya tanpa penanganan dokter. Namun, untuk mempercepat pemulihan, dokter dapat menganjurkan pasien menjaga kulit tetap bersih dan kering. Selain itu, beberapa jenis salep topikal dapat diresepkan dokter untuk membantu mengatasi penyebab dan meredakan gejala ruam popok.

Dilansir dari laman siloamhospitals.com, berikut beberapa jenis salep lokal yang dapat diresepkan oleh dokter untuk membantu mengatasi serta meredakan gejala ruam popok. 

Di samping itu, beberapa perawatan mandiri yang dapat dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan ruam popok antara lain:

Apabila si kecil menunjukan gejala seperti di atas, ada baiknya untuk mengkonsultasikan hal ini kepada dokter agar memperoleh diagnosis serta penanganan yang tepat.

Baca Juga: 11 Tips Menghadapi Anak Manja dengan Bijak: Membangun Karakter Mandiri dan Disiplin sejak Dini

Editor : Candra Mega Sari
#bayi #diaper rash #ruam popok #dermatitis seboroik #kulit bayi