Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Mahoutsukai no Yome: Tak Hanya Media Eskapisme ke Dunia Sihir dan Fantasi, tapi Perjalanan Filosofis untuk Cari, Kenali dan Pahami Diri Sendiri

Erie Dewangga • Jumat, 10 Januari 2025 | 11:00 WIB
Serial anime Mahoutsukai no Yoma
Serial anime Mahoutsukai no Yoma

JawaPos.com - Serial Mahoutsukai no Yome (The Ancient Magus Bride), merupakan adaptasi anime garapan WIT Studio yang memukau dari manga sihir-fantasi karangan Kore Yamazaki. Artikel ini akan mengulas daya tarik magis dari serial MahoYome yang menyentuh hati siapa. 

Langkah Eskapis Menuju Dunia Fantasi

Mahoutsukai no Yome (The Ancient Magus Bride), disingkat atau MahoYome, adalah sebuah adaptasi anime dari manga karangan Kore Yamazaki. Media eskapisme bertemakan sihir dan fantasi yang berlandaskan pada pengetahuan tentang hal-hal magis dari berbagai legenda dan folklor tentang makhluk-makhluk mitologis, yang ada di Inggris tentunya, dengan tambahan bumbu-bumbu drama bercita rasa filosofis ini, bisa dibilang cukup sukses sebagai sebuah serial.

Anda akan diajak mengikuti kisah Hatori Chise (VA: Atsumi Tanezaki) yang terlahir dengan kemampuan untuk melihat dan berinteraksi dengan berbagai unsur serta entitas supranatural di sekitarnya. Karena kemampuannya itu, hidup Chise seolah tercebur dalam kubangan dukalara sebab dirundung oleh tragedi demi tragedi yang datang silih berganti.

Karena bakat supranaturalnya, ia pun diabaikan oleh orang tua dan keluarganya sejak kanak-kanak, hidup berpindah-pindah sebab tak satupun kerabat yang berkenan merawatnya, dijadikan sasaran perundungan di manapun dirinya berada, dijauhi oleh orang-orang seusianya, terus-terusan diusir sehingga tak memiliki tempat untuk pulang, dan berbagai hal menyakitkan senantiasa dirasakannya sejak kecil sampai beranjak remaja.

Muak, karena tidak dapat melihat nilai dirinya dalam hidup, Chise pun memutuskan untuk mengakhiri segalanya. Gadis sebatang kara ini pun menyerah; dengan sedikit pilihan dan kerlip asa yang nyaris padam, gadis berambut merah ini pun secara sadar setuju untuk menyerahkan dirinya sebagai objek lelang dengan tangan dan kaki terbelenggu ke pasar gelap yang dihadiri oleh para penyihir dari segala penjuru dunia yang secara khusus tertarik pada individu-individu berkekuatan supranatural sepertinya.

Chise sudah pasrah; tak peduli siapa pun yang membelinya dan entah apa tujuan mereka nanti, apakah menjadikannya budak atau sekadar katalis sihir, asalkan itu berarti mereka menganggap kemampuannya berharga, jika itu berarti ia menemukan tempat baginya untuk kembali, apapun yang akan terjadi maka biar terjadilah.

Mengalahkan tawaran dari semua penyihir di pelelangan adalah Elias Ainsworth (VA: Ryôta Takeuchi), seorang penyihir pesulih rupa yang ahli dalam menenun sihir dunia lain dengan bantuan makhluk-makhluk supranatural dan roh-roh alam. Ia membeli Chise dengan uang kontan 5 juta poundsterling, bukan sebagai budak ataupun katalis sihir.

Begitu Elias membawa Chise ke rumahnya, sebuah pondok yang sunyi di pelosok dataran Inggris Raya dengan pemandangan indah yang asri dan kaya dengan unsur-unsur supranatural, ia pun segera melepaskan belenggu di tangan si gadis dan dengan sopan memperkenalkan dirinya sebagai seorang guru Magus, dan Chise akan menjadi muridnya.

Baca Juga: Rekomendasi Anime yang Paling Ditunggu di Tahun 2025, Mulai dari Musim Kedua The Apothecary Diaries hingga Sakamoto Days

Namun, Chise bukanlah manusia biasa, bukan?

Ya, gadis berambut merah itu adalah seorang Sleigh Beggy (istilah yang terdengar unik), yaitu individu langka sekaligus fana yang mampu mengonsumsi energi murni di sekitar mereka dan melepaskannya sebagai sihir. Dia adalah seseorang yang dapat melihat dan menarik hal-hal ajaib di sekitarnya, sehingga mendatangkan keberuntungan maupun kemalangan padanya. Sebagai Sleigh Beggy, Chise sebenarnya sudah memiliki bakat alami untuk menjadi seorang penyihir hebat; yang ia butuhkan untuk benar-benar berhasil adalah pelatihan dari seorang guru kompeten seperti Elias dan keakraban di antara dunia manusia dengan dunia sihir.

Sang Penyihir Berduri memberikan bantuan itu tidak secara cuma-cuma; sebagai gantinya, selain menjadi murid, Chise juga harus menjadi mempelai dari Elias yang ternyata adalah entitas bukan manusia. Namun, diam-diam, di balik itu semua, ternyata Elias berniat menyelamatkan Chise dari rahang Sang Maut yang akan menerkam para Sleigh Beggy sebelum mereka beranjak dewasa.

Karena tak punya banyak pilihan dalam hidupnya, Chise pun menyetujui usulan Elias. Dan, gadis berambut merah itu pun perlahan mulai memahami bahwa pemagangan ini bukan hanya dimaksudkan sebagai pelatihan ilmu sihir saja, tetapi juga sebagai sarana bagi Sang Penyihir Berduri untuk memahami manusia dan segala emosi mereka, termasuk di dalamnya adalah cinta.

Tentang Jati Diri, Makna Manusia, dan Cinta

Mahoutsukai no Yome, tak bisa dipungkiri, adalah serial yang menjadi media pelarian bagi siapapun yang akan menenggelamkan penontonnya ke dalam dunia realisme magis yang memukau; animasinya benar-benar menegaskan bahwa dunia ini benar-benar luar biasa dengan elemen-elemen fantasi dan sihir beserta makhluk-makhluk mitologis dari berbagai legenda folklor di Britania Raya.

Namun, di luar semua intrik di antara dunia manusia dan sihir, MahoYome pada akhirnya adalah sebuah kisah tentang Chise dan Elias yang tumbuh bersama sebagai individu dan juga pasangan. Keduanya, sama-sama berusaha untuk memahami satu sama lain, dan pada saat yang sama juga berusaha untuk memahami manusia (dalam hal ini melalui orang-orang di sekitar mereka) beserta emosinya. Penonton akan dibawa mengikuti perkembangan hubungan Chise-Elias yang tumbuh lebih dekat saat narasi serial ini terus mengarah pada puncak cerita yang menunjukkan ketika keduanya menyadari betapa mereka saling membutuhkan meskipun diri masing-masing tidak sesempurna yang dikira.

Perjalanan Mencari dan Memahami Diri Sendiri

Di awal serial, Hatori Chise sudah berada pada titik terendah dalam hidupnya. Setelah benar-benar putus asa bahwa hidupnya (mungkin) akan berubah menjadi lebih baik, dia memutuskan untuk menjual dirinya sebagai budak karena itu setidaknya akan memberi makna pada keberadaannya yang menyedihkan. Meskipun penonton awalnya tidak akan mengetahui apa yang mendorong si gadis sampai jatuh ke jurang keputusasaan itu, kecuali bila anda berkomitmen untuk mengikuti keseluruhan serial ini, tetapi sangatlah jelas bahwa pandangan Chise terhadap hidup dan dirinya sangatlah negatif.

Chise diperkenalkan sebagai sosok yang pemalu dan sangat berhati-hati. Dia juga cepat meminta maaf untuk setiap hal kecil, meskipun itu bukan salahnya; seolah merupakan mekanisme pertahanan dirinya untuk memastikan bahwa dia tidak kehilangan tempatnya. Semua pengalaman ini akhirnya membuat Chise pasrah pada nasibnya. Namun, setelah bertemu Elias dan yang lainnya, Chise dapat menemukan nilainya sebagai seorang individu, bukan hanya karena dia seorang Sleigh Beggy.

Pada episode-episode awal, penonton disuguhkan dengan dunia baru yang ditinggali oleh Chise setelah dibawa pulang oleh Elias. Meskipun belum memperlihatkan sepenuhnya tujuan dari serial ini, tetapi apa yang terjadi pada episode-episode inilah yang pada akhirnya menuntun Chise dalam perjalanan mencari pengetahuan dan pemahaman diri. Chise memulai perjalanannya dengan hampir hancur karena keluarga yang meninggalkannya dan berbagai binatang buas yang harus ia hadapi saat masih kecil. Namun, di pertengahan, Chise telah tumbuh lebih kuat dan di pengujungnya penonton akan melihat sosok yang hampir sepenuhnya berbeda dari Chise yang ada di awal seri.

Usaha untuk memahami diri ini juga terkait dengan identitas Chise sebagai Sleigh Beggy, individu-individu langka yang memiliki kemampuan untuk terus menghasilkan kekuatan magis yang tak terbatas. Bagi si gadis berambut merah ini, seperti yang ia katakan kepada Lindel, kemampuannya merupakan berkah sekaligus kutukan, sebab baginya akan selalu ada beberapa entitas yang hanya "baik" kepadanya untuk menguntungkan diri mereka sendiri dan bukan sebaliknya. Namun, berkahnya adalah bahwa pada saat yang sama, Chise akan selalu ada untuk membantu siapapun jika diperlukan.

Faktor yang membuat Chise dapat melihat nilai pada dirinya adalah perlakuan yang diterimanya dari orang-orang di dunianya yang baru. Berbeda dengan apa yang pernah Chise alami di dunia asalnya, yang dibuang dan dianggap tidak berharga, di tempat barunya para peri sangat tertarik pada si gadis berambut merah ini, sampai-sampai mereka mencoba membawanya pergi dari Elias; bahkan, Ratu Peri, Titania, secara pribadi mengundangnya untuk tinggal di alam gaib dan meninggalkan dunia manusia.

Saat Chise menemukan kembali kepercayaan dirinya, dia akhirnya mengembangkan karakternya lebih jauh. Gadis ini terbukti menjadi gadis yang sangat baik dan penyayang, yang mampu memahami rasa sakit orang lain dengan pengalamannya. Karena itu, Chise biasanya menemukan dirinya di tengah-tengah beberapa konflik supranatural, yang membuat Elias tidak bisa untuk tidak khawatir.

Chise menemukan kepercayaan diri untuk setiap rasa terima kasih yang dia terima dari makhluk yang berbeda (peri, roh, manusia, bahkan naga). Meskipun dia tidak dapat "menyelamatkan" mereka, tetapi pemikiran Chise masih dengan sukarela membantu mereka dengan segala rintangan sudah cukup bagi para makhluk supranatural itu.

Mahoutsukai no Yome benar-benar bertujuan untuk menunjukkan perjuangan Chise, dari yang sebatang kara dan memandang hidup dengan negatif menjadi seseorang yang akhirnya menemukan makna memiliki keluarga serta seberapa jauh ia bersedia melangkah demi melindungi orang-orang yang dicintainya.

Singkatnya, pesan moral dari serial Mahoutsukai no Yome adalah bahwa untuk dapat tumbuh sebagai individu dan manusia, maka anda harus selalu siap untuk menghadapi berbagai cobaan dan kesengsaraan dalam hidup. Jika anda dapat belajar dari kesalahan anda, mengenal siapa diri anda sebenarnya, maka anda dapat menjadi seperti Chise yang akan terus tumbuh lebih kuat dengan rasa empati tinggi tanpa kehilangan jati dirinya.

Baca Juga: Hanakotoba dalam Anime Yagate Kimi ni Naru (Bagian Dua): Bunga-Bunga Ini Refleksikan Karakter dan Hubungan Yuu Koito serta Nanami Touko yang Kompleks

Editor : Candra Mega Sari
#anime #manga #Mahoutsukai no Yome #dunia sihir