Jawapos.com – Ada banyak kejadian mencengangkan yang terjadi di dunia sepanjang tahun 2024, termasuk di dunia medis. Kemunculan kasus-kasus medis yang unik dan aneh membuat para dokter dan ilmuwan mempertanyakan kemungkinan terjadinya kejadian-kejadian tersebut.
Bukan hanya berasal dari penyakit langka, seringkali kasus-kasus aneh tersebut berasal dari keteledoran manusia. Merangkum LiveScience dan Gizmodo, berikut adalah kumpulan kasus medis paling aneh di dunia sepanjang tahun 2024.
- Sindrom Rapunzel
Tak hanya terjadi pada kucing, ternyata hairball juga bisa terjadi pada manusia. Pada bulan Juli 2024, ahli bedah di Ekuador dilaporkan telah mengeluarkan bola rambut seberat dua pound dari dalam badan seorang wanita.
Adapun, kasus serupa juga dilaporkan oleh seorang dokter di Massachusetts pada November lalu. Pasien adalah seorang gadis berusia 16 tahun yang memiliki keluhan nyeri perut selama berminggu-minggu.
Dalam dunia medis, kasus-kasus ini disebut dengan sindrom Rapunzel, yang terjadi ketika massa rambut tertelan cukup besar, sehingga menyumbat lambung dan usus halus. Kasus medis langka ini disebabkan oleh dorongan psikologis untuk mencabut dan memakan rambut sendiri.
- Pria dengan Tiga Penis
Kondisi medis langka satu ini dilaporkan oleh seorang dokter di Inggris yang menemukan kasus pria dengan tiga penis. Menariknya, pria tersebut mungkin tidak mengetahui bahwa selama ini ia memiliki anatomi yang unik, sebab para ilmuwan baru menemukan kondisinya yang tak lazim setelah tubuhnya disumbangkan untuk penelitian.
Dari luar, ia tampak biasa dengan satu lainnya itu berada di dalam tubuhnya.
- Cacing yang Tumbuh di Dalam Otak Manusia
Seorang dokter di Florida melaporkan kondisi pasiennya yang mengalami sakit kepala parah selama berbulan-bulan pada Maret 2024. Setelah dicek, rupanya pasien tersebut terinfeksi larva Taenia solium, cacing pita yang biasanya menginfeksi babi.
Larva cacing pita telah bermigrasi ke dalam otak pasien, yang menyebabkan ia mengalami pembengkakan dan nyeri di bagian belakang tengkoraknya.
Dokter berspekulasi bahwa ia terinfeksi setelah memakan daging babi yang belum matang dan tidak mencuci tangannya dengan benar saat makan.
- Keluarga yang Terinfeksi Cacing Setelah Mengkonsumsi Daging Beruang
Sebuah keluarga yang terdiri dari enam orang dilaporkan terinfeksi cacing yang biasa disebut trichinellosis setelah acara makan malam. Keluarga tersebut diketahui memakan daging beruang hitam (Ursus americanus) yang disajikan setelah dibekukan selama 45 hari.
Infeksi trichinellosis terjadi ketika seseorang secara tidak sengaja memakan larva cacing gelang Trichinella, yang biasanya terdapat pada beruang, babi hutan, dan kucing liar.
- Belut Hidup di Dalam Tubuh
Situasi mencengangkan satu ini dilaporkan terjadi di Vietnam pada bulan Juli 2024 lalu, di mana seorang dokter mengoperasi seorang pria untuk mengeluarkan belut sepanjang 61 cm dari ususnya.
Setelah diselidiki, rupanya pria tersebutlah yang memasukkan belut itu melalui anusnya. Ia juga memasukkan lemon melalui anusnya, yang mengakibatkan belut itu terjebak sehingga mulai mengoyak-oyak perutnya.
Saat ditemukan, belut itu sudah mencapai rongga perut dengan menggigit bagian usus. Untungnya, pria tersebut berhasil diselamatkan meskipun harus kehilangan sebagian usus besarnya.
Lebih gilanya lagi, ternyata kasus ini adalah penemuan kedua yang dilaporkan di Vietnam tahun 2024. Bedanya, kasus lainnya melibatkan belut dengan ukuran yang lebih pendek, yaitu 30,5 cm.
- Pria dengan Vaksin Terbanyak
Pada bulan Maret, seorang pria mengejutkan para ilmuwan di Jerman setelah mengaku telah menerima lebih dari dua ratus vaksin Covid-19 selama dua tahun.
Sebelumnya, pihak berwenang melayangkan tuduhan kepada pria tersebut bahwa ia melakukannya untuk mendapatkan kartu vaksin dan menjualnya kepada orang lain. Namun, tuduhan tersebut salah. Pria itu mengaku bahwa ia memang menyukai vaksin dan senang ketika ia mendapatkan vaksin.
Menariknya setelah diperiksa, para peneliti tidak menemukan tanda-tanda atau gejala buruk di tubuh pria tersebut. Bahkan, sistem kekebalannya ditemukan lebih kuat terhadap virus corona dibandingkan rata-rata.
Editor : Hendra