Seperti salah satu jurusan yang diminati saat ini, yaitu Teknik Informatika. Jurusan ini mempelajari prinsip-prinsip ilmu komputer dan teknik komputasi. Tingginya minat terhadap jurusan ini mengacu pada perkembangan teknologi yang sangat pesat dan besaran gaji yang menjanjikan.
Melansir dari laman resmi UMN, berikut adalah 5 pilihan karier yang cocok untuk lulusan Teknik Informatika.
1. Software Developer
Software developer merupakan profesi di bidang teknologi yang bertugas merancang, membangun, dan mengembangkan aplikasi atau perangkat lunak.
Cocok untuk lulusan Teknik Informatika, profesi ini memanfaatkan keahlian bahasa pemrograman dan logika yang tugasnya meliputi modifikasi software, pengujian sistem, konsultasi dengan klien, serta dokumentasi pembaruan.
2. Database Administrator
Database administrator merupakan profesi yang bertugas mengelola, mengatur, dan menjaga keamanan data dalam sistem yang mencakup pengelolaan database perusahaan, pengujian struktur, pencadangan data, hingga integrasi database lama.
Profesi ini terbagi menjadi dua, yaitu fokus pada aspek teknis, dan fokus mengelola penggunaan database. Keahlian yang diperlukan di antaranya, bahasa pemrograman, framework seperti Oracle, analis data, problem solving, dan komunikasi.
3. Data Analyst
Data analyst merupakan profesi yang bertugas menganalisis data, khususnya big data menggunakan pendekatan data science yang meliputi pengumpulan, pembersihan, analisis data, serta perancangan dan pemeliharaan database.
Diperlukan keahlian matematika, statistika, visualisasi data, pemrograman, machine learning, data cleaning, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Dalam pekerjaannya, data analyst berkolaborasi dengan engineer, programmer, dan pengambil keputusan perusahaan.
4. System Analyst
System analyst merupakan profesi yang bertugas menganalisis, merancang, dan menerapkan sistem yang tugasnya mencakup investigasi proyek, analisis, desain, dan implementasi sistem.
Keahlian yang diperlukan meliputi administrasi sistem, evaluasi bisnis, manajemen waktu, penggunaan tools project management, dan pemikiran logis. Jenjang karier yang dimiliki juga luas, termasuk peluang menjadi business analyst.
5. UX Designer
UX designer merupakan profesi yang bertugas memastikan aplikasi memiliki logika yang jelas dan relevan sesuai kebutuhan pengguna. Keahlian yang dibutuhkan mencakup desain visual, riset dan analisis pengguna, prototyping, implementasi desain, dan wireframing.
Gaji UX designer umumnya mulai dari Rp 8 juta, namun dapat bervariasi tergantung pengalaman, jenjang karier, dan tunjangan.
Baca Juga: Delapan Alasan Mengapa Gen Z Sering Dipecat dan Kesulitan Mempertahankan Pekerjaan
Editor : Candra Mega Sari