Ada Bahaya Tersembunyi di Piring Anda! Ayo Kenali Makanan Pemicu Batu Empedu yang Harus Diwaspadai
Nurul Fikriah Awaliah• Rabu, 25 Desember 2024 | 14:00 WIB
Ilustrasi orang yang mengidap penyakit batu empedu
JawaPos.com - Kesehatan tubuh adalah aset berharga yang harus dijaga oleh setiap individu. Sayangnya, banyak orang sering mengabaikan pola hidup atau makanan yang dapat memicu gangguan kesehatan. Salah satu gangguan kesehatan yang sering kali tidak disadari adalah batu empedu atau gallstone.
Batu empedu adalah endapan cairan pencernaan yang mengeras di dalam kantung empedu. Kondisi ini sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Namun, jika batu empedu mulai menyebabkan masalah di saluran pencernaan, sejumlah gejala dapat muncul, seperti nyeri hebat di bagian kanan atas atau tengah perut, sakit punggung, nyeri di area bahu, serta mual dan muntah.
Pola makan yang tidak teratur dan terlalu sering mengonsumsi makanan tidak sehat dapat menjadi salah satu penyebab terbentuknya batu empedu. Beberapa jenis makanan diketahui juga dapat memicu kondisi ini. Mengutip informasi dari halodoc.com dan hellosehat.com, berikut adalah daftar makanan yang dapat memicu terbentuknya batu empedu.
1. Makanan Berlemak
Makanan tinggi lemak dapat menjadi pemicu terbentuknya batu empedu. Empedu berfungsi untuk memecah lemak dan kolesterol dari makanan. Namun, konsumsi makanan berlemak secara berlebihan dapat membebani kerja empedu, yang pada akhirnya meningkatkan risiko terbentuknya batu empedu.
Beberapa jenis lemak yang perlu dibatasi konsumsinya adalah lemak trans, lemak jenuh, dan lemak hewani. Sebaliknya, lemak sehat seperti omega-3 yang ditemukan dalam makanan seperti tuna, salmon, sarden, dan kacang kedelai dapat membantu meringankan kerja empedu serta menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.
2. Karbohidrat Olahan
Karbohidrat adalah salah satu nutrisi utama yang dikonsumsi hampir setiap hari oleh banyak orang. Namun, konsumsi karbohidrat olahan secara berlebihan dapat memicu terbentuknya batu empedu. Hal ini disebabkan oleh kemampuan karbohidrat olahan untuk meningkatkan sekresi insulin dalam tubuh.
Peningkatan insulin ini dapat memicu peningkatan kadar kolesterol dalam empedu, yang pada akhirnya dapat menyebabkan terbentuknya batu empedu. Beberapa jenis karbohidrat olahan yang sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah terbatas meliputi gula dan pemanis, tepung terigu, serta biji-bijian yang telah melalui proses pengolahan.
3. Daging Merah Berlemak
Daging merah berlemak memiliki kandungan lemak jenuh yang lebih tinggi dibandingkan daging ayam. Mengkonsumsi makanan yang mengandung daging merah terlalu banyak dapat meningkatkan kolesterol dan memicu pembentukan batu empedu.
Untuk mengurangi risiko peningkatan kadar kolesterol, batasi konsumsi daging merah hingga satu hingga dua ons per porsi dan pilih daging tanpa lemak. Selain itu, penting untuk mengimbangi konsumsi daging merah dengan rutin mengonsumsi buah dan sayuran setiap hari.
4. Makanan yang Digoreng
Makanan yang digoreng cenderung mengandung lemak jenuh dalam jumlah tinggi. Lemak jenuh ini perlu dibatasi karena dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh dan memicu terbentuknya batu empedu. Ketika makanan dengan lemak jenuh berlebih dikonsumsi, sisa lemak tersebut dapat tertinggal di empedu dan mengeras, sehingga memicu pembentukan batu empedu.
Sebagai alternatif, Anda bisa memilih metode pengolahan makanan yang lebih sehat, seperti mengukus, merebus, atau menggunakan air fryer. Selain itu, mengganti minyak goreng biasa dengan minyak yang lebih sehat, seperti minyak zaitun, dapat membantu mengurangi kandungan lemak jenuh dalam makanan.