JawaPos.com - Di media sosial, seseorang bia memposting berbagai hal yang dikehendaki. Mulai dari artis kesukaan, kemana dia pergi hari ini sampai perasaan yang sedang dirasakannya saat itu.
Menuangkan perasaan ke dalam postingan media sosial merupakan sesuatu yang sangat lazim dilakukan. Kamu mungkin pernah melihat teman atau bahkan kamu sendiri memposting perasaan hari ini dan tanggapan atas segala sesuatu.
Mulai dari marah akibat perbuatan orang lain, sedih akibat melihat peperangan dunia, sampai kecewa karena masalah romansa. Ada banyak problematika kehidupan yang bisa diceritakan dengan mengunggah video atau foto di media sosial.
Dari semua postingan media sosial teman, kamu mungkin pernah bertemu dengan postingan yang membuat khawatir. Entah itu dari foto yang diunggah sampai susunan kalimat membuatmu bertanya-tanya apakah dia baik-baik saja.
Kamu mungkin bingung apa saja yang harus kamu lakukan dan tidak kamu lakukan ketika ada postingan media sosial semacam itu. Dipetik dari Yahoo dan Parade, berikut ini merupakan cara respon postingan media sosial teman yang membuat khawatir.
1. Kenali Tanda-tandanya
Hal pertama yang bisa kamu lakukan apabila teman posting hal yang mengkhawatirkan adalah mengenali tanda-tandanya. Kamu bisa mengetahui tanda-tanda bahwa postingan temanmu berbeda dari biasanya.
Temanmu yang biasa ceria dan memposting kehidupan sehari-hari dengan gembira bisa jadi memposting sesuatu yang janggal. Postingan-postingan bertema negatif bahkan sampai berhubungan dengan kematian bisa jadi sesuatu yang mengkhawatirkan.
Kamu mungkin bingung membedakan yang mana postingan yang benar-benar membutuhkan bantuan dan yang mana yang hanya mencari perhatian. Sebagai teman, kamu tentu paham sifat dna juga kepribadian seseorang untuk bisa jadi pertimbangan apakah postingan tersebut asli atau hanya sekedar pencarian perhatian.
Baca Juga: Fenomena Self Diagnosis Mulai Merambah Media Sosial, Ini Penjelasan Dokter Mengapa Itu Berbahaya
2. Mempertimbangkan Waktu
Hal kedua yang bisa kamu lakukan ketika melihat postingan teman yang mengkhawatirkan adalah mempertimbangkan waktu untuk ikut campur. Ada postingan-postingan sedih yang memang hanya sebagai bentuk ekspresi sederhana, ada juga yang tampak seperti permintaan bantuan dan tanda-tanda mereka tidak kuat menjalaninya lagi.
Apabila postingan media sosial teman sudah menyinggung kematian atau kalimat yang sangat negatif, hal tersebut bisa jadi tanda bahwa temanmu benar-benar butuh bantuan. Dalam hal tersebut, saat itu mungkin jadi waktu yang tepat bagi kamu untuk ikut campur sebagai teman.
3. Tidak Menyepelekan
Hal kedua yang perlu kamu ingat ketika mendapati postingan teman di media sosial yang mengkhawatirkan adalah tidak menyepelekan. Kamu mungkin adalah teman dekat mereka dan biasa bercanda. Mungkin, kamu juga sempat terbesit perasaan bahwa masalah yang dihadapi teman tersebut biasa saja.
Jangan sampai pemikiran tersebut terucap baik secara langsung ataupun balasan pesan atas postingan tersebut. Mengatakan hal yang menyepelekan bisa jadi malah membuat orang tersebut terpuruk. Selalu pikir dua kali atas respon yang ingin kamu sampaikan ke teman yang posting hal mengkhawatirkan.
4. Hubungi Langsung
Hal keempat yang juga bisa kamu lakukan ketika melihat teman posting hal mengkhawatirkan di media sosial adalah dengan menghubunginya langsung. Kamu bisa menghubunginya baik melalui pesan, telepon akan mendatangi rumahnya ketika khawatir.
Kamu bisa menyampaikan di pesan bahwa kamu ada untuk mereka dan bersedia membantu ketika dibutuhkan. Kamu juga bisa menyampaikan bahwa kamu tidak akan memihak salah satu dan akan siap jadi pendengar atas cerita mereka.
Hal ini tentunya bisa membuat seseorang merasa terapresiasi dan didengar. Di tengah masalah yang menghampiri, kata-kata sederhana dari kamu mungkin bisa jadi sedikit penyemangat dan membuat mereka merasa tidak sendiri.
5. Menjadi Pendengar
Hal kelima yang juga bisa kamu lakukan ketika ada teman posting hal mengkhawatirkan di media sosial adalah menjadi pendengar mereka. Setelah menanyakan keadaan mereka, kamu bisa menawarkan diri untuk jadi telinga yang mendengar.
Hal ini mungkin sangat diapresiasi oleh seseorang yang sedang tenggelam dalam kesedihan. Takut untuk berbagi, mereka bisa merasa lega apabila ada setidaknya satu orang yang mengatakan bersedia jadi sosok pendengar.
6. Turut Berikan Bantuan
Hal terakhir yang bisa kamu lakukan ketika ada teman posting hal mengkhawatirkan di media sosial adalah turut memberikan bantuan. Tidak hanya sebagai pendengar, kamu juga bisa jadi solusi dan orang yang mengantar ke solusi tersebut.
Apabila masalah tersebut sangat fatal hingga membutuhkan bantuan profesional, kamu bisa merujuk teman tersebut ke sosok terapis untuk menyelesaikan masalahnya. Lebih jauh, kamu bahkan bisa ikut mengantarnya dan selalu ada di tiap proses penyembuhan teman tersebut.
Keenam hal diatas merupakan sesuatu yang bisa kamu lakukan ketika ada teman posting hal yang mengkhawatirkan. Ketika kamu membaca dan mempraktekkan hal ini, ingat bahwa kamu sudah berusaha menjadi teman yang baik dibandingkan orang lain yang menutup mata atas penderitaan teman.
Editor : Hendra