JawaPos.com – Kapur barus atau biasa disebut kamper memiliki beragam kegunaan yang membuatnya menjadi bahan yang cukup populer dalam kehidupan sehari-hari. Kamper merupakan zat padat beraroma yang dapat berubah wujud menjadi uap atau pestisida yang ditujukan untuk membunuh ngengat pakaian dan hama lainnya.
Kapur barus memiliki berbagai manfaat, seperti menghilangkan bau tidak sedap dengan aromanya yang kuat dan sifat antiseptik untuk melawan mikroorganisme penyebab bau. Memberikan kesan segar dan bersih, sehingga banyak yang menggunakannya dalam bentuk lilin, dupa, atau minyak esensial.
Selain itu, kapur barus juga berfungsi sebagai pengusir alami hama seperti tikus dan serangga karena aroma kuatnya yang tidak disukai hama sehingga membantu menjaga pakaian dan barang-barang tetap aman dari kerusakan.
Kapur barus juga membantu mengurangi kelembapan di area tertentu seperti toilet dan lemari pakaian. Dengan penyerapan ini, kapur barus membantu mencegah pertumbuhan jamur, bau tidak sedap, dan kerusakan pada barang yang sensitif terhadap lembap.
Bahaya Penggunaan Kapur Barus yang Berlebihan
Meskipun kapur barus memiliki banyak manfaat, namun tetap dapat berbahaya jika digunakan secara tidak tepat. Berikut ini beberapa risiko dan efek sampingnya:
-
Toksisitas: dosis tinggi kapur barus dapat menyebabkan keracunan dengan gejala seperti mual, muntah, dan kebingungan. Dalam kasus yang parah, dapat menyebabkan kejang atau kerusakan organ.
-
Reaksi alergi: beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi, seperti ruam kulit atau kesulitan bernapas setelah terpapar.
-
Iritasi saluran pernapasan: dengan menghirup asap atau uap kamper bisa mengiritasi saluran pernapasan, terutama bagi orang yang memiliki penyakit asma.
Tips Memilih Kapur Barus yang Aman
Berikut ini beberapa tips memilih kapur barus atau kamper yang lebih aman terhadap lingkungan dan kesehatan:
-
Periksa Label Kemasan
Saat anda membeli kamper, hindari produk yang mengandung naftalena atau paradiklorobenzena karena kedua zat ini merupakan senyawa kimia yang bersifat racun jika terhirup terus menerus.
-
Pilih Kamper Berbahan Alami
Pilihlah kamper berbahan alami ramah lingkungan dan tidak menimbulkan risiko kesehatan seperti, minyak esensial dari kayu cedar, lavender, atau citrus yang dapat mengusir serangga tanpa mengeluarkan bau yang menyengat.
-
Gunakan Kemasan Tertutup
Jika anda tetap memilih kamper berbahan kimia, pastikan meletakkan kamper dengan kemasan tertutup atau kantong khusus untuk meminimalisir terpapar secara langsung sehingga lebih aman untuk pernapasan.
-
Pastikan Ventilasi Ruangan Memadai
Letakkan dan gunakan kamper di tempat yang memiliki sirkulasi udara memadai seperti di kamar mandi, teras, dan ruangan terbuka lainnya. Hal ini akan membantu mengurangi risiko terhirupnya zat kimia yang berbahaya.
Baca Juga: Layanan Pengiriman Next Day Tokopedia Dihapus Mulai Hari Ini, Cek Perubahan Logistik Lainnya di Sini
-
Coba Alternatif Bahan Alami
Anda juga bisa membuat kamper sendiri dari bahan-bahan alami, seperti campuran lavender kering, kayu manis, atau daun jeruk yang dibungkus dalam kantong kain. Selain aman, alternatif ini juga dapat menyerap bau yang tidak sedap.
Editor : Hendra