Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Kenali Risiko Penggunaan Kapur Barus Berlebihan dan Simak Tips Aman Memilih Kamper yang Tidak Membahayakan Kesehatan

Rita Salsabilla • Kamis, 14 November 2024 | 19:30 WIB

Ilustrasi kapur barus. (Dok. Freepik)
Ilustrasi kapur barus. (Dok. Freepik)

JawaPos.com – Kapur barus atau biasa disebut kamper memiliki beragam kegunaan yang membuatnya menjadi bahan yang cukup populer dalam kehidupan sehari-hari. Kamper merupakan zat padat beraroma yang dapat berubah wujud menjadi uap atau pestisida yang ditujukan untuk membunuh ngengat pakaian dan hama lainnya.

Kapur barus memiliki berbagai manfaat, seperti menghilangkan bau tidak sedap dengan aromanya yang kuat dan sifat antiseptik untuk melawan mikroorganisme penyebab bau. Memberikan kesan segar dan bersih, sehingga banyak yang menggunakannya dalam bentuk lilin, dupa, atau minyak esensial.

Selain itu, kapur barus juga berfungsi sebagai pengusir alami hama seperti tikus dan serangga karena aroma kuatnya yang tidak disukai hama sehingga membantu menjaga pakaian dan barang-barang tetap aman dari kerusakan.

Kapur barus juga membantu mengurangi kelembapan di area tertentu seperti toilet dan lemari pakaian. Dengan penyerapan ini, kapur barus membantu mencegah pertumbuhan jamur, bau tidak sedap, dan kerusakan pada barang yang sensitif terhadap lembap.

Baca Juga: Jangan Sampai Terlambat! Segera Simak Cara Mudah Cegah Rayap Agar Tidak Menghancurkan Mebel dan Perabot Kayu

Bahaya Penggunaan Kapur Barus yang Berlebihan

Meskipun kapur barus memiliki banyak manfaat, namun tetap dapat berbahaya jika digunakan secara tidak tepat. Berikut ini beberapa risiko dan efek sampingnya:

Tips Memilih Kapur Barus yang Aman

Berikut ini beberapa tips memilih kapur barus atau kamper yang lebih aman terhadap lingkungan dan kesehatan:

  1. Periksa Label Kemasan

Saat anda membeli kamper, hindari produk yang mengandung naftalena atau paradiklorobenzena karena kedua zat ini merupakan senyawa kimia yang bersifat racun jika terhirup terus menerus.

  1. Pilih Kamper Berbahan Alami

Pilihlah kamper berbahan alami ramah lingkungan dan tidak menimbulkan risiko kesehatan seperti, minyak esensial dari kayu cedar, lavender, atau citrus yang dapat mengusir serangga tanpa mengeluarkan bau yang menyengat.

  1. Gunakan Kemasan Tertutup

Jika anda tetap memilih kamper berbahan kimia, pastikan meletakkan kamper dengan kemasan tertutup atau kantong khusus untuk meminimalisir terpapar secara langsung sehingga lebih aman untuk pernapasan.

  1. Pastikan Ventilasi Ruangan Memadai

Letakkan dan gunakan kamper di tempat yang memiliki sirkulasi udara memadai seperti di kamar mandi, teras, dan ruangan terbuka lainnya. Hal ini akan membantu mengurangi risiko terhirupnya zat kimia yang berbahaya.

Baca Juga: Layanan Pengiriman Next Day Tokopedia Dihapus Mulai Hari Ini, Cek Perubahan Logistik Lainnya di Sini

  1. Coba Alternatif Bahan Alami

Anda juga bisa membuat kamper sendiri dari bahan-bahan alami, seperti campuran lavender kering, kayu manis, atau daun jeruk yang dibungkus dalam kantong kain. Selain aman, alternatif ini juga dapat menyerap bau yang tidak sedap.

Editor : Hendra
#hama #kapur barus #kamper