JawaPos.com - Pastinya kita sudah tidak asing lagi dengan jerawat. Masalah kulit satu ini seringkali terjadi pada banyak orang. Masalah jerawat tidak hanya terjadi pada area yang terlihat, seperti wajah atau telinga. Jerawat juga dapat tumbuh di area yang pribadi, seperti pada bokong.
Meskipun jerawat di area bokong tidak terlihat, tetapi sangat mengganggu aktivitas sehari-hari yang berhubungan dengan duduk atau bergerak. Rasa perih dan sakit turut mengikuti seseorang yang menderitanya. Tidak jarang, seseorang yang mengalami ini juga merasa tidak percaya diri.
Jerawat tersebut tentu tidak muncul dengan sendirinya, terdapat berbagai faktor yang dapat menjadi pemicu. Namun, anda tidak usah khawatir karena keberadaan jerawat ini dapat dicari tahu penyebab dan cara mengatasinya.
Penyebab Jerawat di Bokong
Mengutip dari website layanan kesehatan alodokter.com, berikut merupakan beberapa penyebab dari adanya jerawat yang muncul di area bokong.
1. Tersumbatnya Pori-pori
Kondisi ini merupakan salah satu penyebab umum terjadinya jerawat. Tersumbatnya pori-pori karena minyak dan kulit mati akan menimbulkan jerawat yang tidak nyaman. Perlu diingat bahwa keadaan tersebut tidak boleh dibiarkan terlalu lama karena akan meningkatkan pertumbuhan jerawat secara lebih lanjut.
2. Terjadinya Infeksi Bakteri
Jerawat juga bisa diakibatkan karena adanya infeksi bakteri Staphylococcus aureus dan Propionibacterium. Sebenarnya, kedua bakteri tersebut tidak berbahaya karena memang umum berada di permukaan kulit. Akan tetapi, saat kulit terluka dan terinfeksi oleh bakteri akan menghasilkan jerawat di bokong.
3. Mengenakan Celana yang Terlalu Ketat
Penggunaan celana yang ketat dalam beraktivitas sehari-hari dapat menggesekkan kulit dengan area bokong. Dari kedua gesekan tersebut, akan menimbulkan lecet dan bakteri yang lebih masuk ke dalam kulit. Kondisi tersebut dapat memunculkan jerawat.
4. Tidak Mengganti Celana Basah atau Lembab
Setelah selesai berolahraga atau duduk dalam waktu lama, tubuh akan berkeringat lebih banyak sehingga mengakibatkan celana lembab dan basah. Keadaan lembab tersebut dapat menjadi tempat tinggal bagi kuman dan bakteri. Jika dibiarkan, kuman dan bakteri akan lebih masuk ke dalam kulit dan menghasilkan jerawat di bokong.
5. Perubahan Hormon
Seperti jerawat pada umumnya, jerawat di area bokong juga dapat diakibatkan oleh kenaikan hormon androgen dalam tubuh. Dengan adanya hormon tersebut, akan merangsang kelenjar minyak yang menghasilkan sebum atau minyak alami kulit. Minyak yang berlebihan mampu menyumbat pori-pori penyebab jerawat di bokong.
Mengatasi Jerawat di Bokong
Setelah mengetahui penyebab tumbuhnya jerawat di bokong, anda tidak perlu khawatir karena jerawat ini dapat teratasi.
Mengutip dari website layanan kesehatan halodoc.com, berikut cara mudah yang dapat anda terapkan untuk menghilangkan jerawat.
1. Selalu Menjaga Kebersihan
Menjaga kebersihan merupakan langkah utama untuk menuntaskan masalah jerawat di bokong. Salah satu cara terbaik adalah mandi dengan teratur menggunakan sabun antibakteri. Ketika mandi, pastikan telah membersihkan bagian tubuh dengan menyeluruh. Mandi yang tidak bersih dapat mengakibatkan penumpukan bakteri dari keringat.
Jika anda termasuk salah satu orang yang mudah mendapat jerawat di area belakang tubuh, usahakan untuk membersihkan belakang tubuh dengan benar, khususnya pada area bokong.
2. Menggunakan Pakaian Tidak Ketat
Menggunakan pakaian yang ketat, terutama yang berbahan spandeks atau skinny jeans dapat menghalangi sirkulasi udara yang masuk. Disarankan untuk tidak mengenakan celana dari kedua bahan tersebut karena area pinggang sampai kaki membutuhkan ruang untuk bernapas, khususnya ketika sedang mengalami jerawat di bokong.
Maka dari itu, pilihlah celana dengan bahan yang longgar sehingga kulit dapat bernapas lebih mudah. Selain itu, menambah tingkat kenyamanan bagi pemakainya.
3. Mengangkat Sel Kulit Mati
Mengangkat sel kulit mati dapat dilakukan dengan mengenakan loofah sebagai pengelupas ringan atau lulur yang membantu menuntaskan sel kulit mati dan kotoran yang membandel. Perlu diingat jangan sampai berlebihan saat mengenakannya dan jangan menggosok kulit terlalu kencang karena akan menimbulkan iritasi.
4. Mengoleskan Tea Tree Oil
Tea tree oil sudah terkenal akan kandungannya yang dapat menghilangkan jerawat. Sifat antibakteri yang terdapat dalam minyak esensial ini dapat merawat kondisi kulit yang berjerawat. Selain itu, dengan mengoleskan tea tree oil selama sekitar 12 minggu akan mengurangi pembengkakan jerawat secara signifikan.
5. Menggunakan Obat Kimia
Bila tidak ada kemajuan setelah menggunakan bahan-bahan lainnya, anda juga bisa menuntaskan jerawat dengan losion atau sabun mandi yang mempunyai kandungan benzoil peroksida. Kandungan obat lainnya yang biasa diresepkan oleh dokter adalah antibiotik oral, isotretinoin, dan retinoid topikal.
Editor : Hendra