Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Lebih Jauh Tentang Ambivert, Kecenderungan Kepribadian yang Ada di Tengah Introvert dan Extrovert

Chika Faiza Fasha • Senin, 28 Oktober 2024 | 13:05 WIB

Ilustrasi seorang perempuan ambivert yang memiliki keseimbangan baik dalam bersosialisasi dan memisahkan diri. (Dok. Freepik)
Ilustrasi seorang perempuan ambivert yang memiliki keseimbangan baik dalam bersosialisasi dan memisahkan diri. (Dok. Freepik)

JawaPos.com – Jika membahas tentang kecenderungan individu yang didasari dari caranya berinteraksi dengan lingkungan sekitar, kebanyakan orang hanya menyebut introvert dan extrovert saja. Padahal, ambivert juga merupakan kecenderungan yang bisa saja dimiliki oleh manusia.

Pada awal kemunculan teori kepribadian yang dikembangkan oleh Carl Gustav Jung, kecenderungan manusia memang hanya dipicu pada situasi introversion atau introvert dan extraversion atau extrovert saja. Ambivert dinilai sangat jarang terjadi karena manusia pasti memiliki kecenderungan pada satu sisi.

Meski begitu, kemungkinan individu dengan sifat ambivert di dunia tentu tidak menyentuh angka nol. Untuk mengenal lebih jauh tentang ambivert, berikut ini adalah penjelasannya.

Baca Juga: Punya Kepribadian Terbalik, Ini Cara Menghadapi Orang yang Ekstrovert untuk Kamu yang Introvert

Apa Itu Ambivert?

Psikolog Ferdian Permana dalam video yang diunggahnya di TikTok menjelaskan, ambiversion atau ambivert merupakan kondisi di mana individu memiliki keseimbangan antara introvert dan extrovert. Hal ini sama seperti manusia yang dominan tangan kiri (kidal), tangan kanan, juga ambidextrous yang bisa keduanya.

Individu dengan kecenderungan ambivert mampu memposisikan dirinya menjadi introvert dan extrovert. Namun demikian, situasi ini bisa juga diakibatkan karena manusia tidak mau memilih pilihan yang lebih menonjol pada satu sisi, sebagaimana cara kerja kurva lonceng (bell curve).

Psikolog Ferdian juga menerangkan bahwa pemicu istilah ambivert adalah dikarenakan spektrum, yang mana ada pilihan kanan, kiri, maupun tengah. Dengan demikian, introvertextrovert, dan ambivert berada pada satu skala yang sama.

Ciri-ciri Ambivert

Ada sejumlah karakteristik yang dimiliki oleh orang dengan kecenderungan ambivert. Dilansir dari beberapa laman kesehatan, berikut ini adalah ciri-ciri seorang ambivert:

  1. Memiliki keseimbangan yang baik dalam bersosialisasi dan memisahkan diri.

Hal ini dikarenakan orang ambivert mampu memposisikan dirinya dengan baik dalam berbagai situasi. Dalam keadaan yang mengharuskannya berinteraksi, ambivert pandai berkomunikasi. Di saat-saat tertentu, ambivert juga suka menyendiri dan tidak terlibat dengan banyak orang.

  1. Memiliki kemampuan menjadi pendengar sekaligus pembicara yang seimbang.

Orang ambivert bisa menempatkan sifat pada beberapa kondisi. Orang ambivert berani untuk mengutarakan sesuatu jika itu diperlukan, juga akan menghargai dengan baik pendapat orang lain.

Baca Juga: Meneliti Kepribadian Manusia Lewat Skala MBTI, Jangan Sampai Tertukar!

Editor : Hendra
#Introvert #extrovert #kepribadian #ambivert