Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

15 Tradisi Pernikahan Unik dari Seluruh Dunia, Mulai Tamu Memberi Kecupan Ramah hingga Mempelai Patahkan Anak Panah

Nurul Fitriyah • Senin, 14 Oktober 2024 | 21:35 WIB

Ilustrasi pernikahan tradisional. (Dok. Freepik)
Ilustrasi pernikahan tradisional. (Dok. Freepik)

JawaPos.com – Pernikahan di berbagai belahan dunia memiliki tradisi unik yang mencerminkan budaya dan nilai-nilai lokal. Salah satu tradisi yang menarik perhatian adalah tamu yang memberi kecupan ramah pada pengantin pria, sebuah kebiasaan dari sekian banyak tradisi pernikahan yang berbeda-beda di berbagai negara. 

Tradisi pernikahan adalah serangkaian kebiasaan dan ritual yang dilakukan selama upacara pernikahan, mencerminkan nilai budaya dan keyakinan dari suatu komunitas. Setiap negara memiliki tradisi pernikahan yang berbeda, menjadikannya unik dan kaya akan makna.

Mengetahui tradisi pernikahan unik dari seluruh dunia penting untuk memahami keanekaragaman budaya dan memperkaya wawasan tentang nilai-nilai yang berbeda. Hal ini juga membantu menghargai keragaman serta memperkuat rasa toleransi dan penghormatan terhadap berbagai adat istiadat pernikahan. 

Berikut 15 Tradisi Pernikahan Unik dari Seluruh Dunia Dilansir dari Laman vogue.com: 

  1. Jerman: Polterabend

Tradisi Polterabend di Jerman menyajikan perayaan unik sebelum hari pernikahan. Para tamu diundang untuk memecahkan porselen di depan rumah pengantin wanita, melambangkan harapan keberuntungan untuk pasangan.

Setelah pesta, pasangan membersihkan pecahan sebagai simbol kemampuan menghadapi tantangan hidup bersama. Pada hari pernikahan, pengantin baru bergabung untuk menggergaji batang kayu, menunjukkan kekuatan dalam persatuan mereka.

Contoh pesta Polterabend menjadi momen seru dan penuh tawa. Pembersihan pecahan porselen menggambarkan kerja sama pasangan dalam membangun kehidupan baru. 

  1. Kuba: Tarian Uang 

Tarian uang menjadi tradisi yang menarik dalam pernikahan Kuba. Setiap pria yang menari dengan pengantin wanita diharapkan menyematkan uang pada gaun pengantin, memberikan kontribusi pada biaya pernikahan dan bulan madu. Tradisi ini menciptakan suasana meriah dan memberikan dukungan finansial kepada pasangan.

Misal suasana pesta menjadi semakin hidup ketika para tamu menyematkan uang pada gaun pengantin. Tradisi ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membantu pasangan dalam memulai kehidupan baru.

Baca Juga: Tanaman Hias Instagramable: 10 Pilihan Terbaik Percantik Dekorasi Rumah dan Bikin Feed Instagram Makin Estetik

  1. Yunani: Koumbaro

Dalam pernikahan tradisional Yunani, peran koumbaro sangatlah penting. Koumbaro bertanggung jawab sebagai pengiring pengantin pria, yang meliputi ritual pencukuran basah sebelum upacara. Tugas ini melambangkan kepercayaan dan ikatan yang mendalam antara pengantin pria dan pengiringnya.

Seperti pengiring pengantin pria melakukan pencukuran basah sebagai bentuk dukungan. Kepercayaan yang terjalin membuat upacara semakin bermakna. 

  1. Hungaria: Menyecske Ruha

Malam hari pernikahan di Hungaria menyajikan keunikan dengan gaun merah yang dikenakan pengantin wanita. Setelah tengah malam, pengantin wanita berganti gaun menjadi menyecske ruha, yang melambangkan status barunya sebagai seorang istri. Tradisi ini memberi kesan mendalam pada perjalanan hidup baru pasangan.

Contoh pengantin wanita tampak anggun dalam gaun merahnya di malam pernikahan. Pergantian gaun menjadi momen simbolis yang menggambarkan perubahan dalam hidupnya.

  1. Skotlandia: Quaich

Upacara quaich di Skotlandia memperkenalkan tradisi bersulang. Pasangan pengantin baru saling minum dari cangkir bergagang dua, menciptakan ikatan keluarga yang lebih kuat. Tindakan ini melambangkan persatuan dan cinta antara dua keluarga yang terlibat.

Misal pasangan tersebut saling minum minuman dari quaich. Upacara ini menjadi simbol cinta dan komitmen.

  1. Italia: Bomboniere

Di Italia, tradisi bomboniere menjadi cara unik untuk mengucapkan terima kasih kepada tamu. Pasangan pengantin baru memberikan souvenir berupa kacang almond bergula yang dibungkus dalam tas tulle. Kacang almond ini melambangkan keberuntungan dan cinta yang akan menyertai keluarga baru.

Seperti tamu menerima bomboniere yang indah sebagai kenang-kenangan. Suvenir ini menjadi simbol cinta yang mengikat keluarga dan teman-teman.

  1. Iran: Sofreh Aghd

Dalam pernikahan Persia, Sofreh Aghd menyajikan upacara yang kaya makna. Pasangan duduk di depan meja penuh barang bermakna yang melambangkan perjalanan hidup bersama. Barang-barang tradisional mencakup lilin, cermin, dan koin, menunjukkan harapan akan kebahagiaan dan kemakmuran. 

Contoh meja Sofreh Aghd diatur dengan indah, memperlihatkan simbol-simbol kehidupan baru. Tradisi ini menciptakan suasana sakral dan penuh harapan.

  1. Meksiko: Lazo 

Dalam pernikahan Katolik Meksiko, upacara laso menjadi simbol persatuan. Tali diikatkan pada tangan pasangan, melambangkan komitmen satu sama lain. Tradisi ini juga umum ditemukan dalam budaya Filipina dan Latin, menunjukkan kesamaan dalam nilai-nilai pernikahan. 

Misal pasangan diikat dengan tali yang indah, menggambarkan komitmen mereka. Upacara ini menjadi momen sakral yang memperkuat ikatan mereka.

Baca Juga: Viral Sound Horeg dari Malang Jawa Timur, Berikut Tujuh Tips, Trik, dan Rekomendasi Memilih Sound Product Terbaik

  1. Cina: Busur dan Anak Panah

Dalam pernikahan Cina, ritual pemanahan menjadi tradisi menarik. Mempelai pria memanah pengantin wanita tiga kali dengan busur dan anak panah tanpa kepala, kemudian mematahkan anak panah untuk memastikan cinta mereka abadi. Tradisi ini melambangkan harapan akan cinta yang kuat dan tak tergoyahkan. 

Seperti mempelai pria bersiap memanah dengan semangat. Ritual ini tidak hanya unik tetapi juga menambah kesan mendalam dalam pernikahan.

  1. India: Haldi

Ritual haldi di India menjadi momen berharga sebelum pernikahan. Keluarga dan teman-teman mengoleskan pasta kunyit pada kedua mempelai, diiringi musik dan tarian. Selain dipercaya mengusir roh jahat, kunyit juga memberikan manfaat kecantikan yang murni bagi kulit pasangan.

Contoh para sahabat dengan ceria mengoleskan kunyit pada mempelai. Momen ini menjadi sorotan kebersamaan dan kebahagiaan menjelang pernikahan.

  1. Peru: Tarik Kue 

Di Peru, tradisi tarik kue menghadirkan suasana ceria di resepsi pernikahan. Kue pengantin terdiri dari beberapa lapisan yang diikat dengan pita, dengan cincin kawin palsu sebagai liontin. Wanita lajang diundang untuk menarik pita, dan yang mendapatkan cincin ditakdirkan menjadi orang berikutnya yang menikah. 

Misal wanita lajang dengan semangat menarik pita kue pengantin. Tradisi ini menambah keceriaan dan tawa di acara pernikahan.

  1. Maroko: Hammam dan Henna

Ritual pra-pernikahan di Maroko mencakup hari spa di hammam untuk calon pengantin. Para wanita menikmati perawatan kecantikan sebelum perayaan pernikahan, diikuti dengan pesta henna. Pada pesta ini, seniman henna menghias tangan pengantin wanita, melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan. 

Seperti calon pengantin menikmati relaksasi di hammam sebelum hari besar. Pesta henna menjadi acara yang penuh warna dan keceriaan.

  1. Jepang: San-san-kudo 

Ritual San-san-kudo dalam pernikahan Jepang menampilkan momen spesial. Pasangan menikmati sake dari tiga cangkir dengan ukuran berbeda, simbolisasi perpaduan keluarga dan kehidupan pribadi mereka. Angka sembilan dianggap beruntung, menambah makna pada tradisi ini. 

Contoh pasangan dengan khidmat mencicipi sake dari cangkir. Ritual ini memberikan nuansa sakral dalam upacara pernikahan.

  1. Korea: Paebaek

Paebaek menjadi salah satu momen krusial dalam pernikahan Korea. Meskipun bersifat privat, banyak pasangan kini menjadikan upacara ini bagian dari perayaan. Orang tua memberikan berkat dan hadiah uang, sementara pasangan mencoba menangkap kurma dan kastanye, simbol harapan akan keturunan di masa depan.

Misal pasangan dengan bahagia mencoba menangkap kurma dan kastanye. Momen ini menciptakan kenangan indah di hari pernikahan mereka. 

  1. Swedia: Tradisi Berciuman 

Di Swedia, tradisi berciuman menciptakan suasana ceria dalam pernikahan. Saat pengantin wanita melangkah pergi, wanita lain dapat memberikan kecupan ramah kepada pengantin pria. Tradisi ini menciptakan momen menghibur dan menghangatkan suasana.

Seperti suasana riuh saat tamu saling memberikan kecupan. Tradisi ini membuat pernikahan terasa lebih akrab dan penuh tawa.

Tradisi pernikahan yang beragam mencerminkan kekayaan budaya dan sejarah setiap negara. Dari kecupan ramah untuk pengantin pria hingga berbagai ritual lainnya, tradisi-tradisi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat ikatan serta menghormati warisan leluhur di seluruh dunia.

Editor : Hendra
#pernikahan