JawaPos.com - Bayi usia 6 bulan sudah bisa dikenalkan makanan-makanan yang kaya manfaat demi membantu tumbuh kembangnya, karena mereka telah menyelesaikan fase ASI ekslusif.
Alasan Makanan Pendamping Asi atau MPASI diperlukan saat bayi berusia 6 bulan adalah karena mereka membutuhkan tambahan energi, protein, dan zat besi. Jadi ASI saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada tubuhnya.
Mengutip dari laman Kementerian Kesehatan pada (11/10) tujuan bayi usia 6 bulan diberikan MPASI adalah untuk memperkenalkan tekstur makanan pada bayi sehingga keterampilan makan bayi dapat terasah, meningkatkan imunitas, dan membantu pembentukan tulang.
Kandungan untuk olahan MPASI untuk bayi usia 6 bulan diolah dalam bentuk bubur atau puree, serta di dalamnya harus terdapat sumber protein, sayuran, karbohidrat, atau buah-buahan.
Mengenai buah-buahan itu sendiri, bayi usia 6 bulan sudah bisa mengonsumsinya sebanyak 1-2 sendok makan buah yang dilumatkan (puree). Melansir dari laman Nutriclub, inilah 10 pilihan buah-buahan yang baik untuk dikonsumsi :
1. Alpukat
Alpukat adalah salah satu contoh buah untuk bayi 6 bulan yang tinggi protein, lemak, asam lemak omega 3, vitamin B, vitamin K, vitamin C, vitamin E, fosfor, kalium, dan selenium.
Kandungan omega-3 alpukat adalah yang paling banyak di antara buah-buahan lain. Penelitian menunjukkan, omega-3 berperan penting dalam perkembangan dan fungsi otak pada masa kanak-kanak.
Baca Juga: Nikmati Sejuta Manfaat Buah Mahkota Dewa untuk Kesehatan, Mulai dari Menangani Cegah Kanker, Asam Urat, hingga Mengurangi Kolesterol
2. Apel
Apel memiliki serat tinggi yang berperan sebagai prebiotik untuk menyehatkan saluran pencernaan bayi. Selain itu, kandungan vitamin C di dalamnya dapat menjaga sistem imun tubuh.
3. Pisang
Pisang adalah sumber prebiotik untuk bayi yang bisa menjaga pencernaan serta imunitasnya, karena di dalamnya mengandung vitamin A, C, dan B6.
Untuk si buah hati, berikan pisang yang sudah matang (kulitnya berbintik-bintik cokelat) karena lebih mudah dicerna. Haluskan hingga menjadi puree, lalu tambahkan ASI agar teksturnya encer.
4. Pepaya
Pepaya sangat disarankan sebagai buah untuk bayi 6 bulan, karena selain tinggi serat juga kaya akan omega-3. Pepaya juga memiliki kandungan vitamin A dan C. Bahkan, vitamin C nya diketahui lebih tinggi daripada buah apel, pisang, dan jeruk.
Berbagai nutrisi tersebut dapat mendukung penglihatan, sistem imun tubuh, dan menjaga kesehatan kulit. Selain itu bisa memperkuat sel-sel dalam tubuh karena kaya vitamin E.
5. Mangga
Mangga mengandung kalsium, zat besi, serat, juga vitamin A dan C. Senyawa bioaktifnya berpotensi dukung perkembangan bayi sehingga cocok diberikan sebagai buah untuk bayi 6 bulan.
6. Buah Naga
Buah naga juga bisa diolah sebagai camilan bayi usia 6 bulan, karena memiliki tekstur sedikit berair dan rasa yang manis. Buah naga juga memiliki kandungan penting seperti vitamin C, Vitamin A, kalsium, serta zat besi. Kandungan serat dan airnya dapat membantu usus si bayi lebih sehat.
7. Kiwi
Dengan rasanya yang masam, kiwi merupakan buah untuk bayi 6 bulan yang kaya vitamin C dan E. Kedua vitamin ini dapat dukung kekebalan tubuh dan bantu pertumbuhan sel-sel dalam tubuh, kiwi juga mengandung fitonutrien serta enzim yang mampu mendukung kesehatan jantung, kulit, dan pencernaan.
8. Stroberi
Ibu dapat memberikannya stroberi yang tinggi vitamin C untuk meningkatkan imun tubuh, dan serat yang bermanfaat menjaga saluran pencernaan si buah hati. Sementara biji stroberi juga mengandung asam lemak omega 3 yang baik untuk perkembangan kognitif dan sistem saraf.
9. Jeruk
Buah untuk MPASI bayi 6 bulan berikutnya adalah jeruk. Jeruk mengandung banyak vitamin C yang baik untuk menjaga kekebalan tubuh bayi dan termasuk kelompok buah yang berfungsi bagi kecerdasan otak dari kandungan vitamin C dan asam folat.
10. Pir
Buah pir memiliki kandungan nutrisi tinggi seperti vitamin C, folat, kalium, dan zinc. Ada pula sumber lemak esensial yang dapat melindungi tubuh si buah hati dari berbagai penyakit.
Panduan penyajian MPASI dalam bentuk buah-buahan ini juga jangan sembarangan, mengingat ini adalah fase pertama bayi untuk mengenal makanan, berikut caranya :
Pertama, cuci buah sampai bersih untuk menghilangkan kotoran dan pestisida yang menempel.
Kedua, kupas kulit buah, terutama pada apel dan pir, karena kulitnya bisa terlalu keras untuk dicerna oleh bayi. Pastikan bijinya sudah dibuang, bila ada.
Ketiga, potong buah menjadi potongan kecil agar lebih mudah diolah.
Keempat, masak buah yang lebih keras, seperti apel dan pir, dengan cara dikukus atau direbus hingga lunak.
Kelima, buah berukuran kecil, seperti stroberi sebaiknya dihaluskan terlebih dulu daripada memberikannya langsung pada si buah hati karena berisiko membuatnya tersedak.
Keenam, haluskan buah menggunakan blender atau food processor hingga mencapai tekstur puree yang halus.
Ketujuh, tambahkan sedikit ASI jika perlu untuk mencapai konsistensi yang tepat.
Kedelapan, sajikan buah-buahan tanpa menambahkan gula atau zat pemanis lainnya.