Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Program Bedah Rumah di Tangsel Dipastikan Aman dari Efisiensi Anggaran, Pilar Saga Ichsan: Kalau Bisa Ditambah

Muhtamimah • Minggu, 2 November 2025 | 16:02 WIB
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel Aries Kurniawan meninjau program
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel Aries Kurniawan meninjau program

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan program perbaikan Rumah Umum Tak Layak Huni (RUTLH) atau bedah rumah tidak akan terkena imbas kebijakan efisiensi anggaran.

Program ini tetap menjadi prioritas utama dalam kebijakan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan warga berpenghasilan rendah.

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegaskan bahwa tahun ini ada sekitar 388 unit rumah yang akan diperbaiki melalui program bedah rumah. Tahap pertama sudah selesai 369 rumah, dan 19 sisanya ditargetkan rampung hingga Desember.

Pilar menjelaskan bahwa seluruh kegiatan bedah rumah tahun ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel dengan total mencapai Rp 26 miliar. "Setiap rumah anggarannya sebesar Rp 75 juta, dari fondasi hingga atap," kata Pilar usai meninjau program bedah rumah di wilayah Ciputat pada 28 Oktober.

Pilar memastikan bahwa kebijakan efisiensi tidak akan diterapkan pada program bedah rumah karena program ini menyentuh langsung kepada masyarakat.

Karena itu, pada 2026 program bedah rumah akan tetap diprioritaskan. "Kami prioritaskan dan Insya Allah tidak diganggu untuk tidak dialokasikan ke hal yang lain. Jadi efisiensi tidak dilakukan untuk infrastruktur, khususnya untuk bedah rumah," tegasnya.

Untuk tahun 2026, Pemkot Tangsel menargetkan jumlah penerima manfaat tetap, minimal setara dengan tahun ini. Pilar menyebut bahwa sasaran program ini adalah warga berpenghasilan rendah yang sudah terdaftar di Dinas Sosial dan DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional).

"Insya Allah kalau misalkan anggarannya mumpuni, kalau bisa ditambah. Tapi ya minimal sama seperti tahun ini," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel, Aries Kurniawan, menyampaikan bahwa program bedah rumah telah memiliki rencana jangka panjang hingga 2029.

Total target yang sudah ditetapkan adalah sebanyak 1.500 unit rumah dan akan dilakukan secara bertahap.

"Tahun ini 388 sudah dikerjakan, dan tahun 2026 minimal kita targetkan ada 355 unit rumah yang akan diperbaiki," ungkapnya.

Aries menambahkan bahwa jika sesuai skema, seluruh rumah tak layak huni di Tangsel yang sudah terdata akan selesai diperbaiki pada 2029 mendatang. Namun, jumlah itu masih bisa bertambah bila ada pengajuan baru dari masyarakat.

Baca Juga: Realisasi Pajak Tangsel Capai 89 Persen, Bapenda Tangsel Siapkan Strategi Hadapi Pemangkasan TKD

"Berdasarkan perhitungan sampai tahun 2029 itu yang sudah kita survei, sudah tuntas," imbuhnya.

 

 
Editor : Hendra
#bedah rumah #tangsel #Pilar Saga Ichsan