Sabtu, 1 Agustus 2026
Logo

Awardee LPDP Enta Fadila Tapisa Bagikan Pengalaman Seputar Dunia Beasiswa dan Public Speaking

Sabtu, 24 Mei 2025 | 06:14 WIB
ILUSTRASI. (Dok. Pexels)
ILUSTRASI. (Dok. Pexels)

JawaPos.com – Di era yang serba modern dan canggih seperti tahun 2025, melanjutkan pendidikan tinggi ke luar negeri menjadi impian banyak anak muda Indonesia. Selain itu, kemampuan berbicara di depan umum atau public speaking juga semakin penting untuk dikuasai. Meski begitu, tak jarang muncul berbagai tantangan dalam kedua hal tersebut.


Pada 8 Mei 2025, Enta Fadila Tapisa, yang akrab disapa Kak Dila, berbagi pengalaman seputar dunia beasiswa dan public speaking. Ia merupakan penerima beasiswa LPDP yang pernah menempuh studi di University of Glasgow, Skotlandia. Saat ini, Kak Dila aktif sebagai pembicara publik dan pembawa acara di berbagai kegiatan.

Banyak anak muda Indonesia memiliki cita-cita untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Namun, proses seleksi beasiswa tidak selalu berjalan mulus bagi semua orang. Mengenai hal ini, Kak Dila memberikan saran bagi mereka yang pernah mengalami kegagalan.

"Kalau untuk orang yang mendaftar terus gagal beasiswa, saran dari aku adalah jangan menyerah karena itu bukan akhir dari perjalanan," ujar Kak Dila saat diwawancara pada 8 Mei 2025 lalu.

"Karena nyatanya banyak banget teman aku mendapatkan beasiswa itu di percobaan kedua, bahkan ada yang sampai percobaan keempat. Jadi kegagalan itu saat mencoba bukan akhir tapi proses untuk mengevaluasi diri, apa ya yang perlu kira-kira ditingkatkan atau perlu disesuaikan," lanjutnya.

"Karena kan banyak beasiswa mencari orang yang merencanakan studi yang jelas, terus dia sudah tahu isu yang akan diangkat, nah bisa jadi pas percobaan sebelumnya di masih belum terlalu clear terus dia juga belum tahu apa yang dia mau dan belum lulus," lanjutnya.

Proses Interview dengan Enta Fadila Tapisa. (Dok. Viandra Rizqi)
Proses Interview dengan Enta Fadila Tapisa. (Dok. Viandra Rizqi)

Salah satu langkah penting untuk memperbesar peluang lolos beasiswa adalah dengan memahami isu yang ingin diangkat dalam studi. Hal ini akan membantu menjawab pertanyaan dengan lebih fokus dan relevan.

Selain itu, melakukan evaluasi dari pengalaman seleksi sebelumnya dapat meningkatkan kualitas jawaban di percobaan berikutnya. Perlu dicatat, setiap program studi memiliki jenis pertanyaan wawancara yang berbeda-beda.

Beralih ke topik public speaking, kemampuan berbicara yang efektif sangat penting agar audiens tetap memperhatikan dan memahami isi pembicaraan. Dalam wawancara yang sama, Kak Dila juga memberikan beberapa tips untuk menjadi public speaker yang menarik.

"Kalau dari aku agar dapat menjadi public speaker yang menarik menarik perhatian audience kita, yang pertama adalah harus percaya diri dengan diri sendiri. Ibaratnya, kamu meyakinkan orang tentang materi yang dipresentasikan tapi kamu nggak percaya kemampuan diri kamu sendiri, maka orang belum bisa mengasih atensinya ke kamu jika kamu belum merasa deserve mendapatkan atensi yang fokus dari orang," ujarnya.

"Lalu yang kedua adalah bagaimana cara kita percaya diri adalah dengan menguasai materi yang kamu miliki. Jadi, materinya kamu pelajari dan riset sendiri karena kalau kamu mendapatkan mentahan atau hasil dari orang lain tanpa menyusun sendiri maka dapat membuat kamu merasa tidak nyambung karena bukan kamu yang melakukan hal tersebut," lanjutnya.

"Lalu yang ketiga adalah latihan, karena dengan itu kamu bisa perbaiki intonasi, mengimbangi ritme apakah kecepatan, apakah lama, apakah nadanya itu sama atau kurang banyak menggunakan intonasi-intonasi. Jadi, itu aku pelajari dari dulu dan aku latih, kalau ada orang bilang semakin banyak berlatih maka semakin jauh maka adalah iya. Karena dari berlatih itu kita jadi belajar untuk kita perform nya jauh lebih baik. Jadi untuk public speaking yang lebih bagus adalah kamu berlatih, siapkan materi, dan percaya diri. Terakhir, kalau kamu punya role model kamu bisa ikutin gimana cara dia ngomong," tambah Kak Dila.

Berdasarkan penjelasan Kak Dila, kepercayaan diri menjadi fondasi utama dalam public speaking. Saat seseorang tampil percaya diri, perhatian audiens lebih mudah didapatkan, sehingga materi pun lebih mudah dipahami.

Penguasaan materi juga menjadi kunci penting untuk menghindari miskomunikasi dan mendorong interaksi, terutama dalam sesi tanya jawab. Selain itu, latihan berbicara secara rutin akan membantu menyesuaikan tempo bicara agar tidak terlalu cepat atau lambat, sekaligus meningkatkan kualitas performa secara keseluruhan.

Role model juga bisa dijadikan acuan untuk melihat gaya penyampaian dan cara berkomunikasi yang menarik, sehingga kemampuan public speaking dapat terus berkembang.

Demikian rangkuman wawancara bersama Kak Dila mengenai perjuangan mendapatkan beasiswa luar negeri dan tips meningkatkan kemampuan public speaking. Semoga informasi ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi siapa pun yang sedang menapaki dua bidang tersebut. Tetap semangat dan terus berproses. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
Bagikan:

Artikel Terkait

Dari Total Penempatan Pekerja Migran IndonesiaI, Baru 3,1 Persen Lulusan Sarjana Bekerja di Pasar Global

Dari Total Penempatan Pekerja Migran IndonesiaI, Baru 3,1 Persen Lulusan Sarjana Bekerja di Pasar Global

Hanya 3,1 persen lulusan sarjana Indonesia bekerja di pasar global, meski terdapat 380 ribu job order dari luar negeri.

 Pencairan Beasiswa PIP Kemendikdasmen Diperpanjang hingga Sebelum Lebaran

Pencairan Beasiswa PIP Kemendikdasmen Diperpanjang hingga Sebelum Lebaran

Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Adhika Ganendra menyampaikan, adanya perpanjangan masa pencairan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP)

LPDP Jakarta Segera Direalisasikan, Pramono Anung Siapkan Beasiswa Hingga Ke Luar Negeri

LPDP Jakarta Segera Direalisasikan, Pramono Anung Siapkan Beasiswa Hingga Ke Luar Negeri

Program Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) Jakarta akan segera direalisasikan untuk membantu anak-anak Jakarta mendapatkan beasiswa.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia