Presiden Palestina Mahmoud Abbas Desak Israel Hentikan Kekerasan di Tepi Barat

JawaPos.com – Presiden Palestina Mahmoud Abbas mendesak Israel segera menghentikan kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki. Abbas juga meminta komunitas internasional meningkatkan tekanan kepada pemerintah Israel untuk mengakhiri operasi militer dan serangan para pemukim Israel yang terus meningkat.
Desakan tersebut disampaikan Abbas melalui surat kepada para pemimpin negara-negara Arab, negara sahabat, Uni Eropa, Sekretaris Jenderal Liga Arab, serta Presiden Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Minggu (27/7).
Dalam surat yang dikutip Arab News, Abbas menyatakan wilayah Palestina tengah menghadapi eskalasi yang berbahaya akibat operasi militer Israel dan serangan kelompok pemukim bersenjata.
"Ratusan warga sipil telah tewas, sementara rumah, tempat ibadah, pepohonan, dan lahan pertanian rusak atau dibakar dalam berbagai serangan di desa-desa Palestina," ujar Abbas.
Menurut Abbas, tindakan tersebut merupakan bagian dari kebijakan sistematis untuk memperluas permukiman Israel di wilayah pendudukan. Kebijakan itu, lanjutnya, mengancam peluang terwujudnya solusi dua negara yang selama ini didukung masyarakat internasional.
Karena itu, Abbas meminta dunia memenuhi tanggung jawab hukum dan moral dengan memberikan tekanan kepada Israel agar menghentikan kekerasan di Tepi Barat.
Ia juga mendesak agar pelaku serangan diadili, seluruh aktivitas pembangunan permukiman dihentikan, serta Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2334 yang menyatakan permukiman Israel di wilayah pendudukan tidak memiliki dasar hukum segera dijalankan.





