Jumat, 17 Juli 2026
Logo

Sepanjang 2025, Tercatat 66 Kasus Campak di Tangerang! Pemkot Selidiki Door to Door

Jumat, 12 Sep 2025 | 16:46 WIB
Ilustrasi - Masyarakat diimbau memanfaatkan imunisasi campak secara gratis di posyandu dan puskesmas yang ada di Kota Tangerang.
Ilustrasi - Masyarakat diimbau memanfaatkan imunisasi campak secara gratis di posyandu dan puskesmas yang ada di Kota Tangerang.

JawaPos.com - Penyakit campak menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tangerang. Sepanjang 2025, sudah ada 66 kasus campak yang ditemukan di berbagai wilayahnya. 


Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Deni Koswara mengatakan, saat ini seluruh elemen terkait telah bergerak mencegah kasus campak.

Sepanjang 2025 tercatat sebanyak 66 kasus campak telah ditemukan di berbagai wilayah di Kota Tangerang. 

"Angka ini, bisa terus meningkat seiring penyelidikan epidemiologi kasus campak yang dilakukan 39 puskesmas di Kota Tangerang secara door to door," kata Deni, kemarin (12/9).
Menurutnya, sinergi antarinstansi serta dukungan aktif masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan penanganan penyakit campak.

"Penyakit seperti campak itu kalau dicari secara serius, pasti ketemu. Ini artinya sistem deteksi kita berjalan dengan baik. Hal inilah yang memang tengah masif kita lakukan melalui seluruh elemen, untuk mendeteksi, mencegah dan menangani sedini mungkin," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Dini Anggraeni menyampaikan, pihaknya terus mengintensifkan upaya pencegahan penyakit menular, salah satunya melalui program imunisasi campak gratis bagi masyarakat. Program ini bisa dimanfaatkan secara gratis di 39 puskesmas dan 1.097 posyandu yang tersebar di Kota Tangerang.

Dia menjelaskan, imunisasi campak menjadi langkah penting untuk melindungi anak-anak dari risiko komplikasi serius, termasuk radang paru, infeksi telinga, hingga gangguan otak. "Campak bukan sekadar penyakit biasa. Jika tidak dicegah sejak dini, dampaknya bisa sangat berbahaya," jelasnya.

Maka dari itu, pihaknya mengajak masyarakat segera membawa anak-anaknya, memanfaatkan layanan imunisasi dasar gratis di seluruh puskesmas dan Posyandu di Kota Tangerang. Layanan imunisasi itu dilaksanakan setiap hari kerja dengan prosedur yang mudah, yakni hanya membawa identitas diri serta buku KIA atau catatan imunisasi anak.

"Semakin banyak anak yang diimunisasi, semakin kuat perlindungan kita secara bersama dari penyebaran campak," pungkasnya.

Editor : Hendra
Bagikan:

Artikel Terkait

BPOM Izinkan Vaksin Campak untuk Dewasa, Penanganan KLB Tidak Dapat Dilakukan Secara Sektoral

BPOM Izinkan Vaksin Campak untuk Dewasa, Penanganan KLB Tidak Dapat Dilakukan Secara Sektoral

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar menyatakan, pihaknya telah menyetujui penggunaan vaksin campak untuk dewasa. “BPOM telah menerbitkan persetujuan penggunaan vaksin campak selain untuk anak.

Targetkan 109 Ribu Anak! Pemkot Tangsel Ajak Warga Sukseskan ORI Campak

Targetkan 109 Ribu Anak! Pemkot Tangsel Ajak Warga Sukseskan ORI Campak

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.

Polda Metro Jaya Petakan Wilayah Paling Rawan Kriminalitas, Tangerang Tertinggi Pencurian Kendaraan Bermotor

Polda Metro Jaya Petakan Wilayah Paling Rawan Kriminalitas, Tangerang Tertinggi Pencurian Kendaraan Bermotor

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya memetakan wilayah dengan tingkat kerawanan kriminalitas tertinggi untuk kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas)

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia