Senin, 20 Juli 2026
Logo

5 Jenis Bau Mulut yang Bisa Ungkap Penyakit Serius, Bukan Sekadar Masalah Gigi

Senin, 4 Ags 2025 | 20:34 WIB

 

Ilustrasi bau mulut. (Dok. Freepik)
Ilustrasi bau mulut. (Dok. Freepik)

JawaPos.com – Bau mulut sering dianggap hal sepele dan hanya dikaitkan dengan kurangnya kebersihan gigi. Padahal, menurut para ahli, aroma napas tertentu bisa menjadi sinyal awal adanya masalah kesehatan yang lebih serius di dalam tubuh.


Bau mulut bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari kebersihan gigi yang buruk, konsumsi makanan beraroma menyengat, merokok, efek samping obat-obatan, hingga diet ekstrem. Namun dalam beberapa kasus, ini bisa mengindikasikan gangguan medis yang lebih dalam.

Dilansir dari Daily Mail (26/7), teknolog gigi Allen Zhang menjelaskan bahwa napas seseorang dapat mencerminkan kondisi kesehatannya. Ia mengidentifikasi lima jenis bau napas yang kerap diabaikan, padahal berpotensi menjadi tanda awal penyakit sistemik.

1. Aroma Buah atau Bau Aseton

Jika napas tercium manis menyerupai buah atau penghapus kuteks, ini bisa menandakan diabetes yang tidak terkontrol. Hal ini disebabkan peningkatan kadar keton dalam darah, yang memberikan aroma khas seperti permen pear drop.

2. Bau Logam

Napas yang tercium seperti logam bisa mengindikasikan gangguan fungsi ginjal atau paparan logam berat. Bau ini muncul karena adanya amonia yang terbentuk saat tubuh gagal menyaring urea dengan baik. Paparan timbal atau merkuri juga bisa menyebabkan aroma serupa.

3. Bau Amis Seperti Ikan

Aroma amis menyengat bisa disebabkan oleh kondisi langka bernama trimetilaminuria, yaitu kelainan metabolik yang menghambat tubuh memecah zat berbau amis. Ini juga bisa menjadi tanda gangguan hati seperti fetor hepaticus.

4. Bau Telur Busuk

Napas yang beraroma belerang atau seperti telur busuk biasanya terkait dengan masalah saluran pencernaan bagian atas. Gas hidrogen sulfida yang dihasilkan bakteri saat memecah protein makanan bisa menjadi penyebabnya. Kondisi ini kerap ditemukan pada penderita gangguan pencernaan kronis, infeksi H. pylori, serta masalah hati dan empedu.

5. Bau Apek atau Berjamur

Jika napas Anda berbau seperti ruang lembap atau apek, ini bisa mengarah pada penumpukan racun dalam tubuh akibat disfungsi organ vital seperti ginjal atau hati. Dalam kasus gagal ginjal atau gagal hati, zat limbah yang seharusnya disaring malah menumpuk dan keluar melalui napas.

Zhang menambahkan, kini teknologi medis telah berkembang sehingga aroma napas dapat dianalisis sebagai biomarker penyakit, termasuk melalui senyawa seperti sulfur volatil dan keton.

Kesimpulannya, bau mulut bukan hanya soal kebersihan, tapi bisa menjadi sinyal penting untuk kesehatan Anda. Jika Anda mengalami bau napas yang aneh dan menetap, jangan ragu untuk memeriksakannya ke dokter. Deteksi dini bisa menyelamatkan nyawa. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
Bagikan:

Artikel Terkait

Jangan Simpan 3 Makanan Ini Lebih dari 2 Hari di Kulkas, Bisa Jadi Racun!

Jangan Simpan 3 Makanan Ini Lebih dari 2 Hari di Kulkas, Bisa Jadi Racun!

Meskipun disimpan di kulkas, 3 jenis makanan ini tetap berisiko bagi kesehatan jika disimpan lebih dari 48 jam.

5 Cara Ampuh Mengatasi Bau Mulut saat Puasa agar Napas Tetap Segar

5 Cara Ampuh Mengatasi Bau Mulut saat Puasa agar Napas Tetap Segar

Temukan 5 cara mudah menjaga napas tetap segar saat puasa, mulai dari pola hidrasi hingga pilihan menu sahur yang tepat.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia