Tangsel Waspada Banjir dan Penyakit Musim Hujan, Warga Diminta Siaga

Antara News • Dipublikasikan Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:12 WIB
Pemkot Tangerang Selatan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan melalui penguatan infrastruktur dan perlindungan kesehatan. Warga diminta mewaspadai banjir hingga penyakit musiman. (Antara)
Pemkot Tangerang Selatan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan melalui penguatan infrastruktur dan perlindungan kesehatan. Warga diminta mewaspadai banjir hingga penyakit musiman. (Antara)

JawaPos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memperketat langkah mitigasi banjir sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit yang kerap muncul saat musim hujan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel Tubagus Asep Nurdin mengatakan, sesuai arahan Wali Kota Benyamin Davnie, penanggulangan musim hujan mencakup kesiapan infrastruktur dan perlindungan kesehatan masyarakat.

Wali Kota menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan, mulai tingkat kota hingga kelurahan, untuk memastikan kesiapan posko siaga banjir, operasional pompa mobile, serta pembersihan saluran air secara berkala.

"Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menginstruksikan seluruh jajaran di tingkat kota hingga kelurahan untuk memastikan kesiapan posko siaga banjir, operasional pompa mobile, serta pembersihan saluran air secara berkala agar aliran drainase tidak tersumbat sampah," ujar Asep di Tangerang.

Menurut Asep, langkah tersebut dilakukan untuk melindungi keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan masyarakat di berbagai wilayah kecamatan.

Berdasarkan pemantauan dinamika cuaca, intensitas hujan di wilayah Tangerang Selatan menunjukkan peningkatan signifikan. Sebagai respons, Pemkot Tangsel menggerakkan sejumlah perangkat daerah, mulai dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi hingga Dinas Kesehatan.

Kesiapsiagaan tersebut ditujukan untuk mengantisipasi genangan, banjir luapan, serta potensi peningkatan kasus penyakit musiman.

Warga Diminta Amankan Dokumen dan Instalasi Listrik

Menghadapi potensi banjir di sejumlah titik rawan, Asep mengimbau masyarakat mengenali jalur evakuasi mandiri dan mengamankan barang-barang berharga di rumah.

Warga yang tinggal di kawasan rawan genangan juga diminta mengamankan dokumen penting serta memutus aliran listrik apabila air mulai memasuki rumah.

"Warga di kawasan rawan genangan atau luapan air diminta untuk senantiasa waspada, mengamankan dokumen penting, serta segera memutus aliran listrik di rumah apabila ketinggian air mulai beranjak naik demi menghindari risiko sengatan listrik," kata Asep.

DBD hingga Leptospirosis Mengintai saat Musim Hujan

Selain banjir, Pemkot Tangsel mengingatkan masyarakat agar mewaspadai sejumlah penyakit yang berpotensi meningkat selama musim hujan, terutama demam berdarah dengue (DBD), diare, dan leptospirosis.

Asep menjelaskan, DBD berkaitan dengan perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti di tempat penampungan air. Karena itu, masyarakat diminta konsisten menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, dan mendaur ulang barang bekas.

"Masyarakat diimbau untuk konsisten menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang barang bekas, guna memutus siklus hidup nyamuk penular DBD," ucapnya.

Untuk mencegah diare, masyarakat juga diminta menjaga kebersihan sumber air minum dan makanan. Sementara itu, kontak langsung dengan air banjir perlu dihindari untuk mengurangi risiko penularan leptospirosis.

Asep mengimbau warga yang terpaksa beraktivitas di tengah genangan menggunakan alat pelindung diri, seperti sepatu bot.

"Kebersihan sumber air minum dan makanan harus benar-benar dijaga. Selain itu warga yang harus beraktivitas di tengah genangan banjir diimbau menggunakan alat pelindung diri seperti sepatu bot untuk mencegah risiko infeksi kulit dan leptospirosis yang berasal dari kotoran hewan terbawa air," ucapnya.

Pemkot Ajak Warga Perkuat Gotong Royong

Pemkot Tangsel juga mengajak masyarakat memperkuat gotong royong dengan menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran air tidak tersumbat sampah.

Selain itu, warga diminta aktif memantau kanal informasi resmi pemerintah daerah untuk memperoleh pembaruan kondisi cuaca dan informasi layanan darurat.

"Pemkot Tangerang Selatan mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan aktif memantau kanal informasi resmi Pemkot Tangsel guna mendapatkan pembaruan situasi cuaca serta layanan darurat secara cepat," kata Asep.

Editor : Hendra
Sumber : Antara
banjir Tangsel leptospirosis musim hujan tangerang selatan dbd