Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Pemkot Tangsel Anggarkan Rp 12 Miliar untuk Peremajaan Truk dan Amrol Sampah, Benyamin Davnie Singgung Tanggung Jawab Warga Kota

Muhtamimah • Kamis, 6 November 2025 | 16:50 WIB

Truk Pengangkut sampah DLH Kota Tangsel.
Truk Pengangkut sampah DLH Kota Tangsel.


JawaPos.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bakal melakukan peremajaan armada truk dan amrol pengangkut sampah. Langkah ini diambil untuk menggantikan kendaraan operasional yang sudah tidak layak pakai, guna meningkatkan efisiensi dan kebersihan kota.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menegaskan, peremajaan armada pengangkut sampah menjadi bagian dari komitmen Pemkot Tangsel dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Menurutnya, pelayanan kebersihan tidak hanya soal mengangkut dan membuang sampah, tetapi juga tanggung jawab menjaga lingkungan kota agar tetap bersih dan sehat.

"Masalah sampah bukan hanya soal mengangkut dan membuang, tapi soal tanggung jawab kita menjaga kota ini tetap bersih dan sehat. Karena itu, kami pastikan armada pengangkut sampah yang digunakan harus layak, aman, dan ramah lingkungan," kata Benyamin (5/11).

Dia mengatakan, truk yang akan dibeli nantinya dirancang agar bisa menampung sampah cair atau lindi yang kerap menimbulkan bau tak sedap. "Truk sampahnya nanti juga bisa menampung lindi, supaya tidak ada lagi limbah yang tercecer di jalan dan mengganggu masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Kepala UPTD TPA Cipeucang DLH Tangsel, Desna Gera Andika menjelaskan, peremajaan armada telah masuk dalam program prioritas dan akan direalisasikan melalui anggaran perubahan APBD 2025.

Dia menyebut, pengadaan unit baru telah dilakukan dan diperkirakan bisa diserahterimakan pada awal Desember mendatang.

"Untuk pengadaan truk sampah dari DLH Kota Tangsel sudah dilakukan pemesanan dan insyaallah truk serta amrol baru akan diserahterimakan awal Desember," ungkap Desna. 

Dia menambahkan, total armada yang dipesan mencapai 27 unit truk dan 54 amrol dengan total anggaran sebesar Rp12 miliar. Desna menuturkan, truk baru tersebut dibuat secara custom agar dapat menampung air lindi dari timbunan sampah. 

Dengan begitu, tidak ada lagi air limbah yang menetes atau berceceran selama proses pengangkutan. "Truk kami pesan secara khusus agar bisa menampung air lindi. Hal ini demi menjaga kenyamanan masyarakat," jelasnya.

Saat ini, DLH Tangsel juga tengah melakukan penyortiran terhadap armada pengangkut sampah yang masih beroperasi. Desna memastikan hanya truk yang benar-benar layak digunakan yang diizinkan beroperasi di lapangan.

"Kami pastikan tidak ada armada dengan kondisi rusak parah, terutama bagian amrol yang bolong, agar tidak menimbulkan gangguan bagi warga," tegasnya.

Editor : Hendra
#tangerang selatan #sampah #Benyamin Davnie #tangsel #anggaran