JawaPos.com - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) disegel oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) beberapa bulan lalu. Penyegelan dilakukan karena lokasi tersebut masih menerapkan sistem open dumping, yang tidak sesuai dengan ketentuan pengelolaan sampah ramah lingkungan.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menjelaskan, TPA Cipeucang bukan ditutup, namun diberikan waktu hingga Desember 2025 tahun ini untuk melakukan pembenahan. Saat ini pihaknya sedang melakukan penataan dan juga membeli lahan tambahan di sana untuk memperluas area pengelolaan sampah di Cipeucang dengan konsep sanitary landfill.
"Kalau nggak salah tambahan lahannya 2 atau 5 hektar. Kemarin itu laporan DLH untuk memperluas area landfill empat di Cipeucang," jelasnya, (10/10).
Menurut Pilar, penyegelan TPA oleh Kementrian LH bukan hanya di Cipeucang, tapi seluruh Indonesia. Jika dalam waktu tertentu tidak bisa memenuhi persyaratan maka TPA tersebut akan ditutup.
Meski disegel, aktivitas pembuangan sampah di TPA Cipeucang masih berlangsung sementara waktu. Hal itu dilakukan karena Pemkot Tangsel belum memiliki lokasi alternatif.
"Ya masih dibuang ke situ. Mau dibuang ke mana lagi, kita belum kerja sama dengan daerah lain," lanjutnya.
Pemkot Tangsel saat ini sedang menjajaki kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemerintah Kabupaten Bogor. Namun, hingga kini, kerja sama tersebut belum disepakati secara final.
"Belum fix. Namanya kerja sama antar daerah, kita siap, tapi daerah lain juga prosesnya panjang. Harus dibahas dengan dewan dan masyarakat. Jangan sampai terulang seperti kasus di Pandegang dulu, sudah MOU tapi ada komunikasi yang belum selesai," ungkap Pilar.
Pilar berharap, kerjasama pengolahan sampah dengan Pemkan Bogor dapat berjalan sebelum akhir tahun. Sembari menunggu pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).
"Mudah-mudahan kekejar sampai akhir tahun. Sebelum akhir tahun kalau bisa sudah berjalan, Insya Allah sih nggak ada kendala. Kita berharap semuanya sudah kondusif lah lancar," imbuhnya.
Editor : Hendra